Presiden Rouhani Berusaha Cabut Sanksi-Sanksi Terhadap Iran

Foto: Antara

Teheran, Sayangi.com – Presiden baru Iran Hassan Rouhani, setelah memangku jabatannya Sabtu berikrar akan berusaha mencabut sanksi-sanksi internasional yang diberlakukan terhadap Iran menyangkut program nuklirnya yang kontroversial.

Pemerintah saya, “akan melakukan langkah penting dalam meningkatkan posisi Iran berdasarkan kepentingan nasional dan mencabut sanksi-sanksi yang menindas,” kata ulama moderat dalam pidato pertamanya yang disiarkan langsung di televisi pemerintah.

Rouhani secara resmi disahkan oleh pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang memuji presiden baru terpilih itu yang puluhan tahun mengabdi pada negara Islam itu.

“Negara memerlukan satu keputusan nasional untuk menjaga jaraknya dari ekstremisme dan perlu mengonsentrasikan pada norma hukum,” tambahnya.

Rouhani memulai masa jabatan sebagai presiden ketujuh Republik Islam itu menghadapi tantangan-tantangan berat menyangkut ekonminya yang mengalami krisis dan pengucilan internasional karena kebijakan-kebijakan kontroversial dari orang yang digantikannya Mahmoud Ahmadinejad.

Pelantikannya dihadapan publik akan diselenggarakan Ahad ketika ia mengambil sumpah di parlemen, yang menurut laporan media akan dihadiri 10 presiden kawasan itu dan para pejabat penting luar negeri.

Ia mengalahkan beberapa pesaing dari konservatif dalam pemilihan presiden 14 Juni, berjanji akan mengakhiri ketegangan dengan negara-negara dunia dan meningkatkan ekonomi yang mengalami krisis akibat sanksi-sanksi internasional menyangkut program nuklirnya yang kontroversial. (RH/ANT)