Ratusan Pemudik Bermalam di Bakauheuni Demi Keamanan

Foto: Antara

Bakauheni, Sayangi.com – Kendati telah ada jaminan keamanan dari pihak kepolsian di Pelabuhan Bakauheuni, tetapi Ratusan pemudik dari arah Merak, Banten, memilih bermalam di Pelabuhan ini, Minggu dinihari untuk menunggu pagi sebelum meneruskan perjalanan ke berbagai wilayah di Sumatera, Mingu (4/8) dinihari.

Sejumlah pemudik lainnya juga beralasan lebih baik menunggu di Bakauheni dengan jaminan lebih aman, daripada meneruskan perjalanan pada malam hingga dinihari, kendati telah ada jaminan keamanan dari petugas terkait.

Berdasarkan pemantauan di kawasan dalam pelabuhan tersebut dipenuhi pemudik yang beristirahat melepaskan lelah setelah menempuh perjalanan. Mereka yang umumnya berkelompok itu di antaranya tetap tidak tidur untuk menjaga barang bawaan dan keluarga atau kerabat mereka yang sedang tidur.

Pemudik itu tidak hanya didominasi para orang tua dan anak-anak, tetapi juga pemuda dan pemudi yang memilih menginap di Bakauheni dengan hanya beralaskan karpet.

“Saya memilih untuk beristirahat di dalam pelabuhan dan melanjutkan perjalanan pada pagi hari,” kata Ihsan pemudik dari Jakarta.

Ia bersama keluarga akan menuju Kota Bumi Lampung Utara dan memilih melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus dari Bakauheni pada pagi hari menuju Terminal Induk Rajabasa dan selanjutnya meneruskannya dengan naik bus jurusan Kota Bumi.

Menurutnya dirinya tidak melakukan perjalanan pada malam hari mengingat keamanan di sekitar terminal itu dinilai masih rawan.

Beberapa petugas lain dan aparat terkait nampak terus bersiaga menjaga dan mengawasi para penumpang mudik yang memilih beristirahat dan bermalam di Bakauheni itu.

Karpet panjang warna hijau yang disediakan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni dipenuhi pemudik untuk berbaring atau duduk-duduk menunggu matahari terbit.

Petugas PT ASDP Bakauheni juga terlihat sibuk membawa dan menggelar karpet mengingat jumlah pemudik yang memilih menginap bertambah banyak.

Sementara pemudik dari Lampung dan kawasan Sumatera lainnya di Bakauheni, tetap langsung meneruskan perjalanan mereka menaiki kapal feri menuju Pelabuhan Merak.

Puncak arus mudik di Bakauheni dari Merak, diperkirakan terjadi pada Minggu (4/8), dengan sekitar puluhan ribu orang penumpang turun di Bakauheni. (ANT)