Heboh, Rata-rata Wisatawan di Pantai Wilayah Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Foto; Antara

Gunung Kidul, Sayangi.com – Rata-rata wisatawan yang jumlahnya Ratusan di sepanjang pantai wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terserang sengatan ubur-ubur beracun sejak Lebaran hari pertama hingga hari ini.

Ketua SAR Pantai Baron, Marjono di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan Zona 2 wilayah SAR Gunung Kidul yang meliputi Pantai Pok tunggal, Pulang Sawal, Somandheng, Sundak, Ngandong, Krakal, Ndrini, Sepanjang, Kukup, Baron, Ngrenehan dan Nggesing tercatat pada Kamis (8/8) tercatat tujuh orang yang tersengat ubur-ubur, Jumat (9/8) ada 32 orang tersengat, Sabtu (10/8) ada 50 orang dan hari ini tercatat 28 pengunjung yang tersengat ubur-ubur.

Untuk mengantisipasi kejadian ini, kata Baron, sebenarnya mereka telah menyiapkan obat-obatan.

“Jika ada wisatawan yang tersengat ubur-ubur beracun. Kami menyiapkan alkohol di titik-titik pantai,” kata Marjono.

Lebih lanjut, ia mengatakan korban yang tersengat akan diolesi dengan minyak yang dapat menghangatkan kulit, juga cairan dari rempah-rempah yang membuat rasa gatal dan panas berkurang.

“Dari ratusan korban sengatan ubur-ubur ada salah satu korban yang paling parah. Yaitu, anak-anak berusia 7 tahun. Setelah tersengat anak itu langsung sesak nafas, dan kami larikan ke Puskesmas. Saat ini, kunjungan wisatawan masih memadati pantai di Gunung Kidul, kami imbau supaya tetap hati-hati dan waspadai adanya ubur-ubur,”katanya.

Kemunculan ubur-ubur, menurut Anggota SAR Pantai Baron, Ervin Erfianto dikarenakan suhu udara di laut cukup dingin. Padahal, saat memasuki musim kemarau seharusnya ubur-ubur tersebut tidak lagi muncul.

“Pertama kali ubur-ubur beracun muncul dari sepekan yang lalu dan sampai saat ini korbannya mencapai ratusan,” katanya.

Menurut dia, Tim SAR sudah memperingatkan adanya bahaya ubur-ubur dengan menggunakan pengeras suara, namun kebanyakan dari wisatawan tidak menggubrisnya.

“Yang paling banyak terserang ubur-ubur biasanya anak-anak dan remaja ketika sedang bermain di pasir pantai atau berenang,” kata dia. (VAL/ANT)