Bagaimana Rasa Disengat Ubur-ubur dan Cara Mengatasinya

foto: zootodays.blogspot.com

Sayangi.com – Berita tentang ratusan wisatawan yang tersengat ubur-ubur di sepanjang pantai wilayah Gunungkidul Jogjakarta pada acara liburan Lebaran Idulfitri 1434H/2013M ini sungguh menghebohkan. Rata-rata media massa, baik cetak, media online maupun elektronik menyiarkan berita ini.

Menurut Ketua SAR Pantai Baron, Marjono di Gunung Kidul, Minggu hari ini Zona 2 wilayah SAR Gunung Kidul yang meliputi Pantai Pok tunggal, Pulang Sawal, Somandheng, Sundak, Ngandong, Krakal, Ndrini, Sepanjang, Kukup, Baron, Ngrenehan dan Nggesing tercatat pada Kamis (8/8) tercatat tujuh orang yang tersengat ubur-ubur, Jumat (9/8) ada 32 orang tersengat, Sabtu (10/8) ada 50 orang dan hari ini tercatat 28 pengunjung yang tersengat ubur-ubur.

Nah, seperti apa rasanya tersengat ubur-ubur dan bagaimana cara mengatasinya?

Berikut adalah tips bagaimana penanggulangan pertama jika anda mengalaminya (mudah-mudahan tidak terjadi pada anda)

Meski pun penulis sendiri belum pernah merasakannya, tapi menurut orang yang pernah tersengat binatang ini rasanya sangat nyeri, perih, seperti terbakar.

Jadi, jangan menganggap remeh sengatan dari binatang ini, karena dapat menyebabkan syok akibat reaksi alergi dan ada beberapa jenis dari ubur – ubur yang sangat mematikan (ex. The Portuguese man-of-war atau Man-O-War).

Lalu apa yang harus anda lakukan bila anda atau orang di sekitar anda tersengat binatang ini?

Ini yang harus anda/penolong lakukan:

Pertama, Lindungi diri anda sebagai penolong. Jangan sentuh bekas sengatan tanpa sarung tangan/pelindung karena tentakel (nematocyt) dari ubur- ubur mungkin masih ada yang menempel pada bekas sengatan. Singkirkan tentakel yang masih tampak menempel (dapat menggunakan pisau cukur), tapi jangan menggosok bagian yang tersengat karena dapat memperbanyak racun yang masuk ke tubuh.

Kedua, Bila bekas sengatan menggunakan asam cuka 5% (vinegar). Perhatikan persentase (%) dari cuka yang anda gunakan bila lebih dari 5% harus diencerkan terlebih dulu karena dapat merusak kulit. Bila tidak ada asam cuka bisa juga menggunakan alkohol (40-70%), baking soda (sodium bicarbonat), perasan jeruk lemon atau air panas. Racun pada tentakel ubur – ubur sebagian besar terdiri dari protein, bahan – bahan di atas dapat merusak protein sehingga mengurangi efek racun. (Sumber: Harrison’s Text Book 16th Edition)

Khusus untuk air panas, gunakanlah air sepanas mungkin yang masih bisa di tahan oleh si penderita, tapi hati – hati jangan sampai menyebabkan luka bakar pada kulit.
Dan jangan gunakan air biasa untuk membilas karena akan membuat nyeri lebih terasa, bila air panas tidak tersedia lebih baik gunakan air garam untuk membilas.

Ketiga, Perhatikan reaksi alergi. Bila penderita mengeluh gatal-gatal, muncul bentol – bentol kemerahan pada kulit, pusing, sesak napas, badan terasa panas, atau lemas segera bawa penderita ke dokter atau pelayanan medis terdekat sebelum terjadi reaksi alergi yang lebih hebat lagi.

Keempat, obat – obatan. Parasetamol (Pamol, Sanmol dan sejenisnya) atau Ibuprofen tablet dapat membantu mengurangi nyeri. CTM (Chlorphenamin) dapat digunakan untuk mengurangi reaksi alergi seperti gatal, dan bila tersedia dapat juga dioleskan cream anestetik (lidocain),  cream antihistamin (diphenhydramine), atau cream steroid (hydrocortisone) pada bekas sengatan.

Sebagai tambahan air kencing (mengencingi bekas sengatan) tidak terbukti efektif untuk mengatasi racun, karena pH (asam – basa) urin tidak cukup kuat untuk menetralisir racun. Jadi tidak perlu repot-repot dan tersiksa karena bau urine, lebih baik gunakan bahan – bahan yang disebutkan di atas.

Untuk pencegahan dapat gunakan Jellyfish-safe sunblock, silahkan cek di www.nidaria.com. Tapi saya tidak tahu apakah produk ini tersedia di Indonesia, apakah teman – teman sudah ada yang mencoba ?

Nah, semoga saja info ini dapat berguna bagi anda sehingga tahu apa yang perlu dilakukan bila suatu saat menemukan korban si Ubur – Ubur.

(sumber utama:  Healthy is Wealthy, sayno2diseases.blogspot.com)

 

Berita Terkait

BAGIKAN