Arus Balik Jalur Laut di NTT Lancar

Foto: RRI

Kupang, Sayangi.com – Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Hermin Welkis menyatakan arus balik Mudik Lebaran 1434 Hijriah melalui jalur laut di daerah kepulauan setempat umumnya normal dan lancar.

“Arus balik umumnya normal dan lancar, karena selain kesiapan armada yang cukup, cuaca juga sangat mendukung pada saat arus balik Lebaran tahun ini, sehingga tidak ada penumpukan penumpang, seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Hermin Welkis di Kupang, Senin (12/8).

Ia mengatakan, normal dan lancarnya arus mudik hingga balik Lebaran 2013 ini karena ASDP akan memberikan layanan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya yang diwujudkan dengan rangkaian program komprehensif. Seperti antara lain peningkatan kehandalan kapal dan infrastruktur pelabuhan, peningkatan pelayanan serta peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak di pelabuhan.

“Sesuai data pola operasi pada Lebaran 2013 ini untuk kepentingan arus mudik dan balik dari dan ke berbagai daerah di NTT telah disiapkan disiapkan kapal-kapal yang handal untuk beroperasi sebanyak 8 kapal,” katanya.

Kehandalan kapal tersebut dilihat dari kondisi kapal selama satu bulan terakhir di mana kapal-kapal tersebut telah melakukan proses docking sebelum masa operasi angkutan lebaran. Demikian pula, lanjutnya, dengan sarana prasarana pendukung lainnya seperti posko keamanan, pusat informasi dan keluhan, ruang kesehatan, dan ruang ibu menyusui disiapkan dengan baik.

Selain itu PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga menyatakan telah mempersiapkan dengan maksimal guna menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada Senin dan Selasa (13/8).

“Meskipun diperkirakan arus balik akan berlangsung mengalir ramai lancar, ASDP tetap mempersiapkan armada dan sarana pelabuhan lain dengan maksimal untuk mengantisipasi lonjakan terutama kendaraan yang sesewaktu jumlahnya meningkat,” katanya Menurut dia, persiapan seperti penambahan pelayanan di loket kendaraan roda dua, kendaraan roda empat dan penumpang, diharapkan akan dapat mampu mengatasi lonjakan jumlah pemudik pada puncak arus balik.

Selain kesiapan jumlah armada dan fasilitas pelabuhan, ASDP juga menyatakan akan mengoptimalkan jumlah “trip” (perjalanan) kapal. Ia menyebut selama ini PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang mengelola enam unit armada kapal angkutan laut yang beroperasi mengangkut penumpang dari dan ke berbagai lintasan di NTT.

“Enam unit armada angkutan laut itu antara lain KMP Ile Api, KMP Rokatenda, Ile Mandiri, Balibo,” kata Hermin Welkis.

Pada awal arus balik, rata-rata penumpang yang menggunakan jasa pelayara adalah para pegawai kantoran yang mulai bekerja pada Senin (12/8) dan penumpang lain yang selama ini mengantarpulau komoditi dari Flores, Alor, Sumba ke berbagai pasar tradisional di Kupang,” katanya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang puncak arus balik yang diprediksi mulai Senin dan Selasa ini, Welkis mengatakan, tetap akan memberlakukan kebijakan memprioritaskan manusia ketimbang barang seperti kenderaan dan muatan lainnya.

“Managemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang telah menginstruksikan ke sejumlah sub cabang di NTT untuk melaksanakan kebijakan prioritas tersebut, jika ada lonjakan arus balik pada waktu tertentu,” katanya. (HST/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN