Jika Jawa Barat Ganti Nama, Bakal Ada Provinsi Pantura

Foto: jabarprov.go.id

Bandung, Sayangi.com – Seusai Lebaran, Provinsi Jawa Barat akan berganti nama. Nama baru itu akan dibahas oleh Pansus yang bakal dibentuk tak lama lagi.  

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Uu Rukmana menyatakan, pembentukan panitia khusus (Pansus) Pergantian Nama Provinsi Jawa Barat akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri 1434 H. “Pembentukan pansus akan dilakukan setelah Lebaran. Sampai saat ini setiap pimpinan komisi pada dasarnya sudah tahu soal pergantian nama Jabar. Namun belum semua anggota dewan mengetahuinya dengan pasti,” kata Uu Rukmana, di Bandung, Senin (12/8).

Menurut dia, pembahasan usulan pergantian nama Provinsi Jawa Barat harus melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat dan jangan sampai memecah belah persatuan masyarakat Jawa Barat. “Kita harus berpikir masalah Jawa Barat ke depan, kalau penggantian nama sih gampang saja, tapi harus dipikirkan masalah persatuan kesatuan Jawa Barat,” kata politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Ia mencontohkan, apakah dengan diadakannya pergantian nama Provinsi Jawa Barat ini, maka wilayah Cirebon bisa setuju juga dan apakah wilayah timur setuju. “Jangan-jangan, sebelum adanya usulan pergantian nama Jawa Barat ada usulan pembentukan provinsi baru, Provinsi Pantura. Jadi kalau Jawa Barat diganti bahkan ada gerakan dari Bogor, katanya tidak setuju,” ujar Uu.

Untuk kepentingan seluruh pihak, kata Uu, harus dilakukan pembahasan usulan tersebut dengan sebaik-baiknya serta melibatkan semua unsur.

“Jadi itu kita pikirkan yang sebaik-baiknya demi kepentingan keseluruhan. Sedang dibahas dan kelihatan semuanya teman-teman antusias dan mungkin kita sampaikan kepada masyarakat. Jangan sampai kalau nanti diganti Provinsi Pasundan, oh saya kan mah bukan orang sunda, terus ingin berpisah dari Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Sebelumnya, Komunitas Pengkaji Pergantian Nama Provinsi Jawa Barat mengusulkan nama Provinsi Jawa Barat diganti dengan nama berjati diri Sunda karena Jawa Barat bukan nama tetapi lebih merupakan kawasan regional yang sekarang sudah tak relevan dengan kondisi nyatanya.

“Nama Jawa Barat itu adalah pulau Jawa bagian barat. Bukan nama yang ada filosofinya. Realitasnya juga sekarang ada yang lebih barat di pulau Jawa selain Jawa Barat, yakni Banten dan DKI,” kata Juru Bicara Komunitas Asep Saepul Muhtadi. (MSR/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN