PM Norwegia Lebih “Blusukan” dari Jokowi, Ia Nyamar Jadi Sopir Taksi

Foto: ABC

Oslo, Sayangi.com – Tak dinyana, Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg ternyata juga doyan blusukan. Tak tanggung-tanggung, ia pernah menyamar sebagai sopir taksi, Juni 2013 lalu, untuk mendekati pemilih dan mendengar keluhan rakyat.

Aksi PM Stoltenberg yang berasal dari Partai Buruh ini disebarluaskan di Facebook, Twitter, dan Youtube belum lama ini. “Penting bagi saya untuk mendengar apa pendapat masyarakat sebenarnya,” jelas Stoltenberg, ketika ditanya alasannya menyamar. “Kalau ada satu tempat dimana orang-orang bisa menyatakan pendapat mereka, tempat itu adalah di dalam taksi.”

Pemilihan umum Norwegia dijadwalkan berlangsung pada 9 September mendatang. Namun Koalisi Kiri yang dipimpin Stoltenberg terancam kalah karena dianggap sudah terlalu lama berkuasa, dan dikritik kurang persiapan sehubungan peristiwa pemboman dan penembakan yang dilakukan Anders Breivik tahun 2011 lalu.

Reaksi penumpang taksi yang dikemudikan Stoltenberg, seperti direkam oleh kamera tersembunyi, salah satunya dari seorang perempuan berusia lanjut. Sang nenek bilang, PM Stoltenberg harus mengurangi gaji “para bos” yang dianggap terlalu besar.

Para penumpang kebanyakan merasa senang dan mengaku akan memilih Partai Buruh, setelah sadar bahwa yang mengemudikan taksi ternyata Perdana Menteri mereka sendiri. Lebih senang lagi, setelah diantar hingga ke tempat tujuan, para penumpang itu tak harus membayar ongkos sebagaimana layaknya taksi normal.

Pembaca Sayangi.com, kalau Gubernur Joko Widodo atau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin menyamar juga, layaknya jadi sopir apa ya: taksi atau sopir Bajaj? 🙂 (MSR/ABC)