Tak Kunjung Minta Maaf, APKLI Laporkan Ahok Ke Polisi

Foto: APKLI

Jakarta, Sayangi.com – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) akan melanjutkan langkah hukum terkait pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang mengancam akan mempidanakan PKL bandel. Ahok dianggap tak kunjung minta maaf sesuai batas somasi 14 hari yang sudah dilayangkan APKLI sebelumnya.

“Kami segera melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri untuk melaporkan Wagub DKI, ke Komnas HAM, ke pihak kepolisian, dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Laporan ini kami lakukan karena pernyataan Wagub telah menyakiti, menakut-nakuti PKL,” kata Ketua Umum APKLI Ali Mahsun kepada Sayangi.com saat dikonfirmasi lewat telepon seluler, Selasa (13/8).

Ali Mahsun juga menyesalkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang dengan sengaja melakukan pembiaran atas sikap Ahok yang keras dan arogan. Jokowi dinilainya tidak pernah menegur wakilnya tersebut.

Menurut Ali, gubernur dan wakilnya sama saja, hanya saja dengan sikap yang berbeda. Jokowi dengan blusukannya sudah banyak mengambil hati rakyat, sedangkan Ahok dengan sikapnya yang keras telah banyak menyakiti hati rakyat.

“Pada penertiban Pasar Tanah Abang pada Minggu (11/8) kemarin, kita lihat Pemprov DKI sudah mempersiapkan 705 personel yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Dishub, pemadam kembakaran, dan Polri. Ini jelas Pemprov sudah menunjukkan sikap arogansi otoriternya. Rakyat dihadapkan dengan pasukan gabungan semacam itu bahaya. Untuk selanjutnya kita berharap Pemprov bisa memegang janjinya untuk memberdayakan PKL,” pungkasnya. (HST)