Banda Aceh Kembali Selenggarakan Piasan Seni Kedua

Foto: Antara
Banda Aceh, Sayangi.com – Setelah sukses tahun lalu menyelenggarakan Piasan Seni 2012, Kota Banda Aceh kembali menyelenggarakan event yang banyak ditunggu-tunggu oleh pekerja seni. Piasan Seni 2013 direncanakan berlangsung sejak tanggal 21-24 Agustus 2013 di pusat kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, tepatnya di Taman Sari Banda Aceh.
 
“Saat ini sudah 45 stand yang telah diisi oleh komunitas pegiat seni di seluruh Aceh, mereka semua sudah memastikan akan ikut dalam menyemarakkan perhelatan kegiatan akbar para seniman Aceh tersebut,” kata Public Relations Piasan Seni Banda Aceh 2013, Suryadi KTB, Selasa (13/8) di Banda Aceh.
 
Katanya, sejumlah stand musik yang telah memastikan ikut diantaranya adalah Stand Aceh Documentary, Gabungan Musisi Aceh (GMA), Kasga Record, KAVAN, Lamp On Film Community  dan Sekolah Musik Moritza.”Ada juga sejumlah stand musik lain yang juga akan ikut,” imbuhnya.
 
Sedangkan untuk stand seni tari, katanya, yang telah memastikan mengisi dalam Piasan Seni 2013 nanti adalah komunitas  Sanggar Lempia dan Sanggar Seulawet. Sementara untuk stand sastra dan teater akan diisi oleh Komunitas Jeuneurob, Komunitas Kanot Bu, Sekolah Menulis Dokarim, Seueng Samlakoe dan  Seuramoe Teater Aceh dan untuk stand Seni Rupa akan diisi kusus oleh komunitas JAROE.
 
Ternyata dalam piasan seni tersebut nantinya juga akan dimeriahkan oleh stand seni atraksi akan diisi oleh M13 Atjeh Magician Community, sedangkan untuk stand handycraft akan diisi oleh empat komunitas yakni, AMuK Community, Jenius Kreasi, Setia Souvenir dan Warong Seni.
 
Lanjutnya, yang tidak kalah menariknya juga dalam piasan seni nantinya juga akan ikut serta stand seni multimedia dan media baru. Di stand ini akan diisi oleh para pelaku seni di Aceh yang bergerak dibidang seni multimedia dan media baru, seperti, Aceh Multivision, Diva Star Enterprise, Gram Audio Family, HipHop NAD Syndicate, Tango Music dan  Zhet Production.
 
”Enam stand tersebut akan menampilkan sejumlah produk terbaru mereka dan ini pertama kali diikutkan di Piasan Seni, dan  merupakan hal baru yang akan ditampilkan saat mengisi acara piasan seni nantinya selama empat hari empat malam “ jelas laki-laki yang kerap disapa Dedek KTB itu.
 
Kendati demikian, tidak tertutup kemungkinan akan bertambah peserta yang ikut dalam Piasan Seni 2013 itu. “Bisa saja bertambah pesertanya, seperti komunitas fotografer,” tuturnya.
 
Kata dia, event ini diharapkan mampu merevitalisasi kembali seni dan budaya Aceh dan akan menjadi bentuk peradaban kekinian. “Jadi ajang ini bisa menjadi tempat berkumpul kembali seniman dan bisa berbicara hal yang baru terkait pembangunan seni dan budaya Aceh,” tukasnya.
 
Pada Piasan Seni 2013 nanti, katanya, juga akan ada Panggung Hiburan Rakyat (PHR), Workshop Seni, Panggung Apresiasi Seni dan sejumlah acara yang bernilai edukatif terkait dengan seni dan budaya yang ada di Aceh.”Sebenarnya ini juga bagian dari mensukseskan agenda Visit Aceh 2013 dan juga Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang ke enam nanti,” tutupnya. (HST)

Berita Terkait

BAGIKAN