Mau Lihat “Pintu Neraka”? Datanglah ke Turkmenistan

Foto: buzzbuzzhome.com

Turkmenistan, Sayangi.com – Di tengah-tengah padang pasir yang luas di Turkmenistan, kawah api tersebut telah membara lebih dari 42 tahun lamanya. Tak pernah ada usaha yang berhasil untuk menutup atau memadamkannya. Bahkan kini kawah api tersebut telah menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Turkmenistan, Asia Tengah.

Adalah Gurun Kara Kum, sebuah padang pasir yang berada ditengah-tengah desa Darvaza di Turkmenistan. Darvaza terkenal sebagai salah satu daerah di Turkmenistan yang kaya sumber minyak dan gas bumi. Terkait keberadaan lubang api tersebut, kemudian penduduk Darvaza menjulukinya dengan nama Gates to Hell, Door to Hell atau Pintu Neraka. Ini terkait bahwa neraka yang selalu diidentikan dengan api yang tak pernah padam.

Pintu Neraka tersebut sebenarnya adalah sebuah kawah gas api yang keluar dari lubang besar berdiameter 70 kaki. Menurut sejarahnya, kawah gas raksasa ini muncul akibat kecelakaan pada eksplorasi gas yang dilakukan oleh Uni Soviet pada tahun 1971. Saat itu, sekelompok ahli geologi Soviet melakukan pengeboran untuk mencari sumber petroleum.

Namun selama pengeboran dilakukan, tanah disekitarnya terus saja runtuh, dan menyebabkan seluruh alat pengeboran jatuh ke dalam lubang tersebut. Dan tak lama kemudian gas alam tersebut menyembur dari sumbernya. Berbagai usaha untuk menghentikan keluarnya gas alam tersebut tidak berhasil hingga akhirnya pihak Soviet memutuskan untuk membakar gas tersebut, namun hingga kini api tak bisa dipadamkan.

Penasaran dengan si Pintu Neraka ini? Anda bisa berkunjung ke Gurun Kara Kum yang terletak sekitar 260 km dari ibukota Turkmenistan, Poltoratsk. Waktu terbaik untuk melihat fenomena alam yang satu ini adalah saat malam hari, dimana lubang api tersebut akan menjadi satu-satunya sumber penerangan. Karena konon pada siang hari hawa disekitar kawah api ini akan sangat panas menyengat. (FIT/berbagai sumber)

Berita Terkait

BAGIKAN