Timnas Basket Putri Latihan Transisi Cepat

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Pelatih timnas basket putri Raoul Miguel Hadinoto mengatakan pihaknya fokus pada latihan peningkatan permainan transisi cepat dari bertahan ke serangan.

“Postur pemain sebagian besar kecil sehingga kami tingkatkan permainan cepat dari defense ke offense dan memperbanyak tembakan dari outside shooting untuk mencetak tiga poin,” ujar Raoul Miguel Hadinoto di Jakarta, Selasa.

Menurut Raoul, untuk menjalankan permainan cepat harus diimbangi dengan fisik yang bagus. Karena itu, selama latihan pihaknya terus memperbaiki kemampuan fisik atlet.

“Fisik harus bagus untuk menunjang permainan cepat. Selama latihan, kita tetap memulainya dari bertahan,” ujar dia.

Ketika disinggung mengenai laga uji coba dengan Dragon Basketball Association (DBA) di Hall Basket Senayan, Jakarta (13/8), yang anak asuhnya menelan kekalahan dengan skor 96-67. Menurut dia, timnya tidak bertahan cukup baik terutama di kuarter pertama dan kedua.

“Defense mereka baru baik di kuarter ketiga dan keempat. Turn over mereka terlalu banyak yaitu 38 kali dan anak-anak terlihat mainnya kurang fokus. Selain itu persentase akurasi tembakan hanya 29 persen. Itu yang menjadi PR kita,” ujar dia.

Ia mengatakan tujuan laga uji coba dengan DBA tim putera untuk mengasah mental pemain sehingga dapat tampil maksimal di FIBA Asia yang akan digelar di Bangkok, Thailand, pada 27 Oktober hingga 3 November.

“Kami fokus untuk bermain semaksimal mungkin di ibu kota Thailand tersebut. Tujuannya memperbaiki timnas basket putri Indonesia di basket internasional,” kata dia.

Ia melanjutkan, saat ini tim basket putri Indonesia berada di peringkat ke-62. Masih kalah dengan negara tetangga seperti Singapura yang berada di peringkat ke-55 dan Malaysia di urutan ke-38. Padahal kedua negara tersebut performa basket putrinya masih di bawah Indonesia.

“Saat ini kita berada di level kedua. Kami fokus di FIBA Asia untuk naikkan peringkat sehingga bisa di level pertama. Jadi untuk itu kami harus menduduki peringkat satu di level kedua,” ujar dia. (RH/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN