Celtic Dikejutkan Oleh Karagandy

Foto: ESPN

Astana, Sayangi.com – Celtic menghadapi perjuangan berat untuk lolos ke fase grup Liga Champions setelah menelan kekalahan 0-2 dari tim asal Kazakhstan Shakhtar Karagandy di pertandingan playoff pertama mereka.

Juara Skotlandia itu mengawali pertandingan dengan bagus dan dua kali mengancam dari tendangan penjuru sebelum kapten Shakhtar Andrei Fionchenko membawa timnya unggul pada menit ke-12 setelah lemparan ke dalam yang panjang di area pertahanan Celtic.

Upaya Kric Commons membentur tiang gawang, tandukan Georgios Samaras melebar dan James Forrest melihat upayanya gagal digagalkan melewati garis gawang oleh kiper Alexsandr Mokin ketika The Hoops nyaris mendapatkan gol tandang krusial.

Namun justru Sergei Khizhnichenko yang menggandakan keunggulan Shakhtar pada menit ke-76 ketika tandukannya dari jarak dekat gagal dihentikan kiper Fraser Forster untuk membawa timnya berpeluang besar menjadi tim Kazakhstan pertama yang mencapai fase grup Liga Champions.

Kekalahan ini membuat Celtic, yang mencapai babak 16 besar pada kompetisi ini musim lalu, menghadapi gunung tinggi untuk didaki pada Rabu depan di pertandingan kedua di Glasgow.

“Ini merupakan hasil yang mengecewakan namun kami semestinya dapat mencetak gol dan kemudian akan memiliki kompleksitas yang berbeda pada pertandingan,” kata pelatih Celtic Neil Lennon.

“Saya tidak tahu berapa banyak peluang yang kami miliki malam ini – satu peluang yang benar-benar berbahaya – dan jika Anda tidak memaksimalkan peluang-peluang Anda maka Anda menyulitkan diri sendiri. Bagaimanapun, ini belum berakhir. Kami harus kembali ke Celtic Park dan kami belum takluk serta tersingkir.” Pelatih Celtic Neil Lennon melakukan dua kejutan dalam pemilihan pemain ketika ia memberikan Virgil van Dijk kesempatan bermain sejak awal untuk klub ketika ia bermitra dengan Steven Mouyokolo, yang baru melakukan akhir pekan silam saat timnya menang atas Aberdeen, di jantung pertahanan.

Tim tamu melakukan awal yang bagus dan Shakhtar mengalami kerepotan setelah van Dijk dan kiper Mokin bertarung untuk mengatasi tendangan penjuru dini yang dilepaskan Charlie Mulgrew.

Juara Skotlandia itu semakin agresif dan dari tendangan penjuru lainnya Mokin menaklukkan tandukan keras van Dijk sedangkan Mouyokolo tidak dapat mendorong bola dari jarak dekat.

Celtic tidak kemasukan dari tujuh pertandingan kualifikasi secara berturut-turut namun kali ini Shakhtar menundukkan laju tersebut. Lemparan panjang jauh yang diluncurkan ke kotak penalti diakhiri oleh kapten tuan rumah Fiochenko memanfaatkan keragu-raguan di pertahanan Celtic untuk menyepak bola melewati Forster dari jarak dekat.

Celtic berusaha bangkit dan hanya terpaut beberapa inci dari gol penyama kedudukan ketika tembakan Commons masih menghantam mistar gawang dan memantul di garis gawang sebelum diamankan kubu tuan rumah.

Upaya pemain internasional Skotlandia itu kemudian melambung, sebelum Samaras meneruskan tendangan bebas Mulgrew yang melebar.

Emilio Izaguirre mendapat peluang beberapa saat setelah babak kedua bergulir ketika ia melakukan pergerakan memotong dari kiri untuk menyambut umpan Commons sebelum melewati dua pemain bertahan, namun tembakannya masih melambung.

Forrest semestinya dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-73 ketika ia menyambar umpan silang Izaguirre untuk menanduk bola sebelum Mokin melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang.

Shkahtar mengklaim apa yang dapat menjadi gol kedua yang krusial ketika tembakan Gediminas Vicius yang berubah arah jatuh ke penguasaan Khizhnichenko untuk dituntaskan melewati Forster. (RH/ANT)