Yang Jun, Laki-laki Pemijat Payudara Bayaran

Ilustrasi foto: wahw33d.blogspot.com

Sayangi.com – Jika banyak kasus laki-laki yang melakukan pelecehan dengan menyenggol (apalagi memijat) payudara perempuan dan berurusan dengan hukum, tetapi tidak bagi Yang Jun, dia malah dibayar untuk perbuatan itu. Kok bisa begitu? Ya karena profesi resmi Jhun, lelaki asal China ini sebagai pemijat payudara.

Surat kabar the Huffington Post, Ahad (18/8), melaporkan, profesi pemijat payudara di China sebenarnya banyak didominasi perempuan. Tercatat hanya Jun menggeluti profesi itu meski dia hanya mempunyai dua pelanggan dan bayarannya sekitar Rp 350 ribu namun dia menjalaninya dengan senang.

“Suatu saat pekerjaan ini akan sangat berkembang,” ujarnya.

Meski demikian dia juga harus sabar menghadapi kecurigaan para suami pelanggannya yang terus memelototi dirinya selama sesi pijat payudara berlangsung.

Jun mengabaikan ketidaksetujuan orang tuanya, bahkan kecemburuan pacarnya atas profesi itu. Dia juga tidak memedulikan orang lain menertawakan pekerjaanya. Jun mencintai profesinya.
Jun memiliki semangat menghidupkan kembali kegiatan menyusui lantaran di China banyak susu formula sudah tercemar bakteri berbahaya.

Saat ini hanya 28 persen bayi di China mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif satu semester. Pemerintah Ibu Kota Beijing tengah meningkatkan program menyusui ini hingga 50 persen akan terlaksana pada 2020.

China juga tengah gencar mempromosikan pemberian ASI pada bayi dan mereka mendapat dukungan kelompok organisasi kesehatan dunia. Peneliti Amy Brown dari Inggris mengatakan ibu menyusui perlu didukung agar bersemangat memberikan anaknya ASI.

Apakah anda (laki-laki) berminat memiliki profesi seperti Jun? ya silahkan saja berkhayal sejenak, tapi anda jangan terlalu berpikir tentang itu! (VAL)