Martino: Tekanan Merupakan Keistimewaan

Foto: fcbarcelona

Madrid, Sayangi.com – Pelatih Barcelona Gerardo Martino menerima fakta bahwa tekanan untuk memenangi gelar-gelar merupakan bagian dan bingkisan dari pekerjaan barunya ketika timnya mempersiapkan diri untuk menghadapi Atletico Madrid di pertandingan pertama Piala Raja pada Rabu.

Pelatih Atletico Diego Simeone berkata pada Selasa pagi bahwa semua tekanan akan berada di kubu Katalan ketika mereka akan menjadi favorit untuk mengangkat trofi pertama di musim kompetisi Spanyol.

Dan pelatih senegaranya Martino sepakat bahwa semua harapan dititik beratkan pada Barcelona, bahwa selain kemenangan pada kedua pertandingan, hasil lain hanya akan menjadi kekecewaan besar.

“Aspirasi-aspirasi dan kewajiban-kewajiban merupakan hal terbesar yang dapat Anda miliki saat melatih Barca. Anda harus selalu pergi ke sana dan menang,” ucapnya pada konferensi pers Selasa.

“Kami akan berusaha untuk merebut gelar ini. Pertandingan berakhir setelah 180 menit dan kami akan bermain selama itu.” Kemenangan 7-0 Barcelona atas Levante pada pertandingan kompetitif pertama Martino sebagai pelatih tim Katalan itu pada Minggu tidak membantu meredam tumbuhnya kekhawatiran mengenai disparitas sumber daya antara Barca dan Real Madrid dan tim-tim lain di Liga Spanyol.

Bagaimanapun, Martino percaya meski kehilangan Radamel Falcao di musim panas, Atletico mampu menekan Barca dan Real pada musim ini.

“Atletico, pada cara bermain mereka, merupakan tim yang sangat solid. Mereka nyaman tanpa mendominasi penguasaan bola dan sangat langsung. Ini merupakan ujian yang sangat sulit bagi kami.” “Saya pikir mereka merupakan tim yang mampu menjuarai Liga Spanyol.” Salah satu elemen paling berbahaya dari penampilan Barca pada Minggu adalah tekanan tinggi mereka – mengingatkan pada hari-hari perdana Pep Guardiola sebagai pelatih Barca – yang mendesak Levante kapan pun saat mereka menguasai bola.

Martino berpikir bahwa kecemasan mengenai dominasi timnya dengan hanya melihat satu pertandingan terlalu berlebih, dan mengatakan akan diperlukan beberapa bulan untuk melihat apakah timnya mampu dengan sukses mengembalikan kemampuan mereka untuk menekan lawan dengan sempurna.

“Ini tidak akan berlangsung baik sepanjang waktu dan kami akan melihat bagaimana kami berkembang, namun kami perlu berusaha melakukannya dengan cara yang sama. Kami perlu memainkan 10 atau 12 pertandingan untuk melihat apakah kami dapat mempertahankannya dan apakah kami telah memulihkannya.” Pria 50 tahun itu juga melakukan keputusan besar pada pertandingan perdananya di Camp Nou dengan menggantikan pemain terbaik dunia Lionel Messi untuk 20 menit terakhir.

Meski papan skor memperlihatkan kondisi berat sebelah, sangat jarang Messi ditarik keluar lapangan pada menit-menit terakhir dalam beberapa musim terakhir, namun Martino menegaskan bahwa ia telah mendiskusikan ide ini dengan kompatriotnya itu sebelumnya dan hal itu akan lebih sering terjadi pada musim ini.

“Ia tahu hal ini akan terjadi. Saya akan cukup berhati-hati sehingga tidak menariknya keluar lima kali secara beturut-turut.” “Itu semua adalah pertanyaan mengenai keseimbangan. Sangat jarang saya mengambil keputusan besar tanpa berbicara dengan para pemain. Saya merasa lebih nyaman setelah berdialog dengan mereka.” (RH/ANT)