Amerika dan Uni Eropa Berunding Demi Rekonsiliasi Nasional Mesir

Foto: Time World

Kairo, Sayangi.com – Para menteri luar negeri dari Uni Eropa, yang merupakan donor lain untuk Mesir, bertemu di Brussels pada Rabu (21/8) untuk membahas kemungkinan menerapkan pengaruhnya untuk kompromi damai di Mesir.

Jeffrey Feltman, wakil sekretaris jendral PBB untuk urusan politik, tiba di Mesir pada hari Selasa (20/8) untuk melakukan pembicaraan dengan pemerintah Mesir terkait kerusuhan yang terjadi di Mesir setelah Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon Ban mengatakan akan fokus pada inisiatif pemulihan rekonsiliasi nasional Mesir.

Setelah puluhan tahun sebagai gerakan terlarang, Ikhwanul muncul sebagai kekuatan politik terbaik dan terorganisir setelah jatuhnya Mubarak. Sekarang negara itu menuduh ikhwanul muslimin merupakan jaringan al Qaeda dengan daya millitan dan subversif. Hal itulah yang membuat pemerintah Mesir yang kini dikuasai militer tak mau mengindahkan tuntutan mereka untuk mengembalikan Presiden yang digulingkan oleh kudeta militer, Mohammed Morsi.

Sementara itu, Amerika Serikat, sekutu dekat Mesir, sejak mereka menandatangani perjanjian perdamaian dengan Israel pada tahun 1979, mengatakan pada hari Senin pihaknya masih mengkaji apakah pihaknya akan membekukan paket bantuan tahunan sebesar $ 1.550.000.000 ke Mesir, yang sebagian besar dana merupakan persediaan senjata AS. (FIT/Reuters)