BI Segera Atur Regulasi Permodalan “Green Banking”

Foto: sayangi.com/Emil Ondo

Jakarta, Sayangi.com – Bank Indonesia (BI) akan mengatur mekanisme pembiyaan bisnis industri ramah lingkungan. Ini dilakukan melalui regulasi BI dengan melakukan kebijakan pemberian kredit dengan syarat Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

Bahkan Amdal ini sejak 2005 sudah dijadikan syarat oleh BI dalam penyertaan kredit pada industri.

“Bank dan pengelolaan lingkungan hidup memakai prinsip kehati-hatian dan kita mengeluarkan aturan pembiayaan kredit kepada industri harus sudah melihat aspek pengendalian lingkungan,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia, Irwan Lubis di Gedung BI, Jakarta, Rabu (21/8/2013).

Irwan juga mengkaitkan dengan kebijakan regulasi UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, yakni berupa pendampingan SDM Perbankan dan pengawas bank.

“Kami mengembangkan training analis lingkungan hidup dan mengembangkan green lending model untuk pembangkit tenaga listrik mini hidro,” tandasnya.

BI juga siap melakukan koordinasi dengan kementerian terkait dengan membentuk green bank working grup. Setelah akhirnya BI akan melakukan penyiapan regulasi.

“Kita akan siapkan regulasi green banking,” tuturnya. (MI)

Berita Terkait

BAGIKAN