Bus Masuk Jurang, 18 Orang Tewas

Foto: TVOne

Bogor, Sayangi.com – Bus Giri Indah dengan nomor polisi B 7297 BI yang mengangkut penumpang dari jemaat Gereja Bethel Indonesia yang berpusat di Kelapa Gading, Jakarta Utara, masuk jurang hingga menewaskan 18 orang, Rabu (21/8).

Informasi dari aparat kepolisian di lokasi kejadian menyebutkan kecelakaan terjadi di Jalan Raya Puncak, Kampung Neglasari, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 08.00 WIB.

Bus yang diperkirakan membawa penumpang sebanyak 53 orang dari jemaat gereja itu baru pulang dari kegiatan keagamaan di Cipanas dan saat melaju diduga rem blong.

“Bus melaju turun dari arah Cipanas menuju Gadog. Diduga bus mengalami rem blong hingga sopir melakukan banting setir dan menabrak pedagang hingga masuk Sungai Ciliwung dengan posisi terbalik,” kata anggota Satlantas Polsek Cisarua, AKP Mushadi.

Saat ditemui di RS Pusat M Goenawan, Cisarua, ia menyatakan belum diketahui jumlah total penumpang, namun dari data yang dikeluarkan pihak RSP M Goenawan Cisarua ada 53 orang penumpang. “Hingga pukul 11.52 WIB, jumlah korban meninggal ada 18 orang, ada empat orang di rawat di RS Cisarua, tiga orang di rujuk di RS Centra Medika, dan sisanya luka-luka,” katanya.

Muhardi menjelaskan kondisi bus secara kasat mata memang kurang layak. Saat kecelakaan, kondisi bus rusak berat dan penyok, karena terbalik dan terhempas. Kebanyakan korban mengalami luka berat dengan kondisi patah tulang dan sobek di bagian anggota tubuh akibat bus yang terbalik.

Hingga kini, RS Cisarua dipadati oleh sanak saudara yang mengetahui keluarganya mengalami kecelakaan, namun data korban selengkapnya belum diketahui.

Adapun sebagian nama-nama korban meninggal dunia yang sudah diidentifikasi yakni : 1. Lidia Manik (pria) dari Bekasi 2.Tom Simon (62) laki-laki warga Jalan Swasembada Timur IX/5 Kebon Bawang Tanjung Priok, Jakarta 3. H Ajid Samsudi (64) Kp Tugu Utara RT 005/RW 004 Cisarua, Bogor, 4. Ginokon Sihotang (55) Kp Rawa Badung 008/07 Jatinegara Cakung Jakarta Timur 5. Marcel Pondok Cabe 6. Anton (laki-laki) Kelapa Gading 7. Ines (perempuan) Bekasi 9. Eflin Tompi (perempuan) dari Pondok Gede 10. Nurlina (perempuan) 11. Femy (perempuan) Bekasi. (HST/ANT)