Menpora Akui Minta Viking-Jakmania Datang ke Sleman

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Menpora Roy Suryo mengakui dirinya yang meminta supoter Persib Bandung yakni Viking dan suporter Persija yaitu Jakmania datang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (28/8), yang akhirnya berujung pada keributan.

“Kalau yang menonton hanya satu pihak itu tidak baik. Makanya saya meminta semua suporter untuk datang dengan berbagai risiko yang ada,” kata Roy Suryo di Kantor Kemenpora Jakarta, Kamis.

Pertandingan usiran antara tuan rumah Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang berkesudahan sama kuat 1-1 tetap berjalan sesuai dengan jadwal meski sempat terjadi beberapa insiden termasuk pertandingan dihentikan pada awal babak pertama.

Bahkan kedua kelompok suporter yang selama ini berseberangan sempat berseteru di dalam stadion sehingga memaksa Menpora Roy Suryo yang kebetulan hadir pada pertandingan itu turun tangan untuk memenangkan suporter dari kedua belah pihak.

“Itulah risiko yang saya ambil. Silakan masyarakat menilai. Yang jelas saya tidak ingin membiarkan sepak bola dengan ketakutan dan itu harus didobrak,” katanya.

Meski suporter keduabelah pihak sempat memanas, Menpora Roy Suryo tetap mengapresiasi suporter yang hadir di lapangan dan tidak tersulut dengan provokasi.

Menurut dia, tidak semua suporter yang hadir melakukan hal-hal yang merugikan.

“Saya ucapkan terima kasih pada suporter yang tertib selama melihat pertandingan,” kata pria yang juga ahli telematika itu.

Roy Suryo menegaskan, meski upaya yang dilakukan untuk mendamaikan suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta belum menemukan titik terang, pihaknya akan terus mengupayakan semuanya mengakhiri perseteruan.

“Tidak akan capek demi kemajuan sepak bola Indonesia,” katanya dengan tegas.

Saat menenangkan ribuan suporter yang memadati Stadion Maguwoharjo, Menpora Roy Suryo mengajak semua suporter menyanyikan lagu Indonesia Raya serta lagu Padamu Negeri. Hanya saja, saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sempat terjadi kekeliruan pengucapan liriknya.

“Saat itu suporter tidak bernyanyi bersamaan, jadi saya terbawa. Tapi saya tidak mengelak hal itu. Perkara salah itu persepsi masing-masing,” kata Roy Suryo.

Pertandingan Persija melawan Persib merupakan pertandingan ulang. Seharusnya pertandingan digelar di Jakarta, 22 Juni lalu. Hanya saja sebelum memasuki areal Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, tim Persib sempat mendapatkan intimidasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. (RH/ANT)