Polri Singkap Jaringan Pembuat dan Penjual Senpi Ilegal

Ilustrasi foto: theatlantic.com

Jakarta, Sayangi.com – Polri masih mendalami senjata api (senpi) ilegal yang dibuat oleh tersangka KL, dengan senjata yang digunakan untuk menembak polisi di beberapa daerah di Jakarta dan Tangerang, termasuk peristiwa kejahatan di luar Jabodetabek.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Agus Rianto mengatakan, Polda Metro Jaya Rabu kemarin (28/8) berhasil mengamankan KL di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. KL diduga kuat sebagai pemilik, penjual, dan pemodal pembuatan senpi ilegal.

“Tentunya ini adalah senjata ilegal. Terus kita kembangkan,” terang Agus, di Mabes Polri, Kamis (29/8).

Lanjut Agus, soal apakah senpi itu sempat dijual untuk menembak empat polisi di Tangerang Selatan, masih didalami. Pasalnya, senpi yang digunakan pelaku belum didapatkan. Namun, polisi tengah menguji balistik barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara dengan senpi buatan KL.

Yang pasti, sambung Agus, KL mengaku telah menjual senpi sebanyak 15 pucuk, kepada seseorang bernama IK alias Iqbal Khusaeni alias Rambo alias Iboy yang sebelumnya ditangkap di Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa malam (20/8).

Sementara itu, dari pemeriksaan terhadap IK, ia mengaku sudah menjual ke pihak lain sebanyak lebih dari 35 pucuk. Untuk KL, juga diduga mendanai beberapa orang yang memang memilki keahlian membuat senpi di wilayah Jawa Barat, salah satunya AB. Asep Barkah alias AB juga sudah dtangkap oleh Jantaras Polda Jawa Barat dan dikabarkan sudah memproduksi 50 pucuk senpi di Cipacing. (MSR)