Lambok, Eks KPK di SKK Migas Tetap Bungkam Soal Kasus Rudi

Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com – Mantan Direktur Gratifikasi  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lambok Hamonanganan Hutauruk yang kini duduk di SKK Migas sebagai Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis, kembali bungkam saat ditanya soal kelanjutan suap terhadap Rudi Rudiandini.

‘Tolong tanya yang lain aja ya, jangan soal itu. Enakan bicara soal kesepakatan sharing fasilitas antara Pertamina dengan PT Nusantara Regas.  Soal itu urusan KPK sepenuhnya,’ ujar Lambok kepada Sayangi.com di kantornya di Jakarta, Kamis (29/08/2013).

Ia kembali menegaskan tak ada kaitannya antara jabatan yang disandangnya di SKK Migas dengan saat di KPK. Menurutnya setiap orang berhak beropini dan bepersepsi.

“Tolong jangan didistorsi informasinya. Tidak ada hubungan dengan proses yang berjalan di KPK,” tandas Lambok.

Selaku eks penyidik di KPK yang dinaikkan jadi deputi setelah sebelumnya staf ahli, Lambok katakan belum sempat akan ‘membersihkan’ praktik suap dan pungli di lembaga tersebut karena baru beberapa hari.

Hari ini, kegiatan di SKK Migas tampak normal. Bahkan, Lambok menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan sharing fasilitas antara Pertamina Hulu Energi Offshone North West Java dengan Nusantara Regas. (VAL)

Berita Terkait

BAGIKAN