Federer dan Serena Belum Terhadang di US Open

Foto: usopen.org

New York, Sayangi.com – Juara lima kali Roger Federer dan juara bertahan Serena Williams melaju ke putaran ketiga AS Terbuka pada Kamis (Jumat WIB), sedangkan unggulan keempat asal Italia Sara Errani tersingkir dari turnamen ini.

Juara Grand Slam 17 kali asal Swiss, Federer, yang menyapu bersih mahkota turnamen lapangan keras di New York dari 2004 sampai 2008, menaklukkan petenis Argentina peringkat 48 dunia Carlos Berlocq 6-3, 6-2, 6-1 dalam waktu 95 menit, melepaskan enam ace dan 37 pukulan kemenangan.

Federer, yang berada di urutan unggulan terendahnya di AS Terbuka sejak 2002 dengan menjadi unggulan ketujuh, melaju untuk kemudian berhadapan dengan unggulan ke-26 asal AS Sam Querrey atau petenis Prancis Adrian Mannarino.

Federer kalah untuk pertama kalinya dari 50 penampilan di pertandingan putaran kedua Grand Slam pada bulan lalu di Wimbledon, takluk dari petenis peringkat 116 dunia Sergiy Stakhovsky pada rekor tersingkir paling dininya di ajang Grand Slam sejak Prancis Terbuka 2003.

“Hanya terus meraih kemenangan. Saya tidak peduli bagaimana caranya,” kata Federer mengenai tujuan-tujuannya. “Saat ini, ini semua bagi saya adalah mengenai kemenangan, berusaha untuk mendapatkan kepercayaan diri dan menikmati (permainan) saya sendiri. Saya berharap saya dapat melaju. Kita akan melihat bagaimana hal itu dapat berlangsung.” Federer dan unggulan kedua asal Spanyol Rafael Nadal dapat bertemu untuk pertama kalinya di AS Terbuka, pada semifinal tahun ini.

“Kesalahan terbesar yang dapat saya lakukan sekarang adalah berfokus pada Rafa,” kata Federer. “Tentu saja saya akan senang bertanding dengan Rafa.” Nadal, tidak terkalahkan di lapangan-lapangan keras pada tahun ini dan menjadi favorit teratas untuk memenangi mahkota, akan melakukan upayanya untuk merebut satu tempat di putaran ketiga saat ia menghadapi petenis kualifikasi asal Brazil Rogerio Dutra Silva pada Kamis (Jumat WIB) malam.

Unggulan keempat asal Spanyol David Ferrer dan unggulan kedelapan asal Prancis Richard Gasquet terus melaju dan berpeluang bertemu di perempat final.

Ferrer menyingkirkan kompatriotnya Roberto Bautista Agut 6-3, 6-7 (5/7), 6-1, 6-2, sedangkan Gasquet juga mengalahkan rival senegaranya, menaklukkan Stephane Robert 6-3, 7-5, 7-5.

Petenis peringkat satu dunia Williams, yang akan menjadi juara AS Terbuka kategori putri paling tua di usia 31 tahun jika ia dapat kembali menjadi juara, membuka jalan untuk meraih gelar Grand Slam ke-17nya dan mahkota AS Terbuka kelimanya dengan menaklukkan petenis peringkat 77 dunia Galina Voskoboeva 6-3, 6-0.

Williams memenangi delapan game terakhir, melakukan break untuk memenangi masing-masing set, dan melaju dalam waktu 69 menit.

“Galina bermain sangat baik pada set pertama. Anda dapat melihat betapa ia telah berkembang,” kata Williams. “Namun saya sendiri bermain cantik.” Yaroslava Shvedova, yang seperti Voskoboeva merupakan petenis Kazakhstan kelahiran Rusia, mengalahkan petenis Austria Patricia Mayr-Achleitner 6-2, 6-3 untuk menjadi lawan Williams selanjutnya.

Errani, semifinalis tahun lalu, disingkirkan salah satu sahabatnya dan runner up Prancis Terbuka 2012 ini berlinang air mata setelah ia takluk dari petenis peringkat 83 dunia Flavia Pennetta 6-3, 6-1 dalam waktu 71 menit.

“Ini sulit,” kata Errani. “Hal terburuk adalah ‘pertarungan.’ Biasanya itu adalah hal terbaik yang saya lakukan di lapangan dan hari ini tidak bagus. Saya tidak tahu mengapa. Saya pikir inilah tekanan. Semuanya sangat sulit bagi saya.” Pennetta, mantan petenis peringkat sepuluh besar dunia, mengatakan bagian tersulit bagi dia adalah menghadapi seorang teman.

“Kami saling mengenal dengan baik,” ucapnya. “Tidak mudah untuk bermain melawan teman Anda, namun Anda harus melakukannya di lapangan dan memainkan permainan terbaik.” Pennetta memperbaiki rekornya menjadi 4-2 terhadap Errani pada pertemuan pertama mereka di luar lapangan tanah liat, melepaskan tujuh ace dan 33 pukulan kemenangan. Berikutnya ia berhadapan dengan unggulan ke-29 asal Rusia Svetlana Kuznetsova, juara AS Terbuka 2004 yang mengalahkan petenis China Peng Shuai 6-1, 4-6, 6-4.

“Saya tidak pernah mengalahkannya. Ia merupakan petenis yang benar-benar bagus, petenis yang kuat,” kata Pennetta. “Ia juga tidak memiliki banyak kemenangan bagus pada dua tahun terakhir dan ia juga merupakan teman saya, namun Anda harus mengesampingkannya ketika Anda memasuki lapangan.” Pada kejutan lainnya, petenis kualifikasi asal Jepang Kurumi Nara melaju ke putaran ketiga dengan mengalahkan unggulan ke-19 asal Rumania Sorana Cirstea 7-5, 6-1. Nara selanjutnya akan menghadapi unggulan kesembilan Asal Serbia Jelena Jankovic, yang mengalahkan petenis Rusia Alisa Kleybanova 6-3, 6-2. (RH/ANT)


Berita Terkait

BAGIKAN