Warga Harusnya Tahu, Waduk Bukan Tempat Yang benar Untuk Dihuni

Foto: Jakarta.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Wali Kota Jakarta Timur Krisdianto mengatakan, ia tak akan pernah bosan turun langsung ke pemukiman warga di Waduk Ria-Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, terkait rencana relokasi warga tersebut ke rumah susun.

Pendekatan dan turun langsung ke pemukiman warga untuk melakukan dialog, menurut Krisdianto, adalah cara yang utama, agar warga mau pindah dan sadar bahwa waduk tersebut bukanlah tempat yang benar untuk dihuni.

“Kami juga sudah tiga kali mengundang warga untuk sosialisasi. Terakhir sebulan lalu. Ya kita akan terus meyakinkan warga agar mau pindah dari waduk ke rumah susun yang disediakan Pemprov DKI, sebagai tempat tinggal pengganti. Tentu perlu pendekatan yang tidak bisa sekali dua kalilah,” kata Walikota Jakarta Timur, Krisdianto, kepada wartawan, Jumat (30/8).

Dalam melaksanakan sosialisasi, masih kata Krisdianto, tidak pernah lepas dari adanya tantangan. Terutama yang paling berat tentu merebut hati warga yang sebagian besar tidak percaya Pemprov DKI akan berbaik hati memberikan tempat tinggal.

“Ya orang ‘kan penginnya yang serba enak, nyaman, dimanja, dan sebagainya. Problem sih banyak, jelas ada, dan itu pasti ada. Orang Indonesia ‘kan inginnya serba enak. Tapi ini kan harus kami proses, harus ada pembelajaran bagi masyarakat,” ujar Krisdianto.

Salah satu cara yang dilakukan Krisdianto untuk meyakinkan warganya itu adalah dengan cara memperlihatkan fisik rumah susun beserta perabotannya. “Itu ‘kan juga sudah dilakukan oleh Pak Gubernur, Pak Jokowi, dengan maksud mengajak warga melihat Rumah Susun Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur. Semua perubahan tentu memerlukan suatu pengorbanan,” pungkas Krisdianto. (MRS)