Ulama India Larang Umat Islam Nonton Kartun

Foto/Ilustrasi: time.com

Deoband, India, Sayangi.com – Setelah menuai kontroversi dengan fatwa pelarangan wanita menggunakan parfum beralkohol, bertato, memakai jeans dan rambut gaya barat kini ulama di India melarang warga menonton film kartun yang dianggap bertentangan dengan ajaran islam.

Seperti ditulis dalam koran Bangalore, Deccan Herald, pemimpin keagamaan sekolah Agama Darul Uloom Deoband, India, Mufti Aris Quasmi, mengatakan bahwa menonton film animasi, termasuk yang menayangkan karakter komedi, bertentangan dengan ajaran Islam .

“Gambar kartun. Selain bukan untuk anak-anak. Semestinya tidak ditonton. Ada banyak interpretasi dalam ajaran Islam terkait penggambarkan obyek animasi, yang kebanyakan melarang dengan tegas semua gambar yang meniru ciptaan Allah,” fatwanya.

Pendapat ini kemudian mendaptkan kritik dari salah seorang anggota Dewan Hukum Personal India yang menyebut fatwa tersebut justru menyudutkan Islam sebagai agama yang fleksible dan memiliki karakter welas asih.

“Saya rasa mufti yang mengeluarkan fatwa tersebut tidak mengetahui atau memahami seni kartun sama sekali,” kata seorang Imam senior kepada koran Mumbai, DNA. (FIT/BBC)