Demokrat Tidak Akan Polisikan Putra Hilmi Aminuddin

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Meski Presiden Susilo Bambang Yudhoyono disebut menerima duit Rp40 miliar melalui orang dekatnya, Sengman, milik PT Indoguna Utama, Partai Demokrat tidak akan melaporkan Putra Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, Ridwan Hakim kepada pihak kepolisian.

“Kita tidak akan mempolisikan anaknya pak Hilmi (Aminuddin). Biarkan saja lah,” kata Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul kepada Sayangi.com, Sabtu (31/8).

Pernyataan Ruhut yang juga anggota Komisi III DPR RI, ini merupakan jawaban ketika ditanya apakah Ridwan akan dilaporkan ke pihak kepolisian. Sebab, seperti diketahui, Ridwan saat menjadi saksi di persidangan impor daging sapi di Pengadilan Tipikor pada Kamis (29/8) kemarin, menyebutkan bahwa SBY menerima duit Rp40 miliar.

Menurut Ruhut, apa yang disebutkan Ridwan itu tersebut tidaklah benar dan tidak merugikan serta mencemarkan nama baik SBY. Sebab, apa yang disebutkan Ridwan itu, pernah juga disebutkan kader PKS yang lain.

“Aku juga sering disebut. Kemarin pak Hatta (Rajasa). Sekarang pak SBY,” kata Ruhut sembari mengatakan bahwa PKS sudah masuk jurang dan sudah kolep.

Saat ditanya apakah KPK perlu mendalami kesaksian Ridwan, Ruhut mengatakan, lembaga antikorupsi yang dipimpin Abraham Samad tersebut tidak perlu didorong untuk mendalami apa yang disampaikan Ridwan. KPK, kata Ruhut, sudah pandai membongkar kasus-kasus korupsi di negeri ini.  

“Jangan ajari KPK berenang di air keruh. Yang kayak-kayak gitu (apa yang disebutkan Ridwan) kayak anjing menggonggong kafilah berlalu,” katanya. (RH)