Warga Kota Tangerang Lakukan Pilwako, Bisa dengan KTP/KK

Foto: Antara

Tangerang, Sayangi.com – Sebanyak 1.161.855 orang warga Kota Tangerang, Banten, yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) akan melakukan pencoblosan dalam rangka pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang pada Sabtu ini.

Ketua KPU Banten, Agus Supriatna di Tangerang, Sabtu, mengatakan, pihaknya menyiapkan 2.938 titik tempat pemungutan suara (TPS). “Kami mengharapkan seluruh warga Kota Tangerang dapat berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang,” katanya.

Terdapat lima pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, yang akan dipilih warga yaitu pasangan Harry Mulya Zein – Iskandar nomor urut satu, pasangan Abdul Syukur – Hilmi Fuad nomor urut dua, pasangan Dedy Gumelar – Suratno Abu Bakar nomor tiga, pasangan Ahmad Marju Kodri – Gatot nomor empat dan Arief- Sachrudin nomor lima.

Agus Supriatna mengatakan keperluan logistik seperti kotak suara dan surat suara telah dilakukan didistribusikan kepada seluruh kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) sejak beberapa hari lalu. Termasuk undangan berupa form C6 kepada warga yang masuk dalam DPT.

Agus pun meminta agar semua pihak terutama kepada masing-masing calon untuk bisa membina relawan dan pendukungnya guna menjaga keamanan dam ketertiban Kota Tangerang. “Dua hari sebelum pencoblosan, kami sudah lakukan pertemuan dengan semua tim pasangan calon. Intinya, semua pihak siap mensukseskan terselenggaranya Pilwalkot Tangerang,” ujarnya.

Kapolres Metro Tangerang, Kombespol Riad menambahkan, kepolisian telah disiagakan di setiap TPS dan kantor-kantor yang menjadi tempat penyimpanan maupun penghitungan suara. “Kami pun berharap dan pastikan Pilwalkot Tangerang akan berjalan damai dan lancar tanpa gangguan,” katanya.

Sementara itu, KPU Provinsi Banten memastikan warga Kota Tangerang, Banten bisa memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang meski tidak memiliki surat undangan atau formulir C6. “Warga Tangerang bisa melakukan pencoblosan dengan menunjukan KTP dan KK, meski tidak memiliki surat undangan,” kata anggota KPU Banten, Syaiful Bahri di Tangerang, Sabtu.

Dikatakan Syaiful, kepastian bisa memberikan hak suara dengan menunjukan KTP dan KK merupakan hasil dari keputusan Mahkamah Konstitusi. Hal tersebut pun telah diketahui dan disepakati oleh semua tim pemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.

Sehingga, bila nantinya ada warga yang tidak mendapatkan surat undangan namun tinggal di Kota Tangerang dan warga setempat maka bisa menunjukan KTP dan KK untuk memberikan hak suara. “Bawa KTP dan KK serta tunjukan kepada anggota KPPS dan saksi dari setiap pasangan untuk bisa memberikan hak suara,” katanya.

Hanya saja, warga tersebut memberikan hak suaranya pada waktu akhir atau satu jam sebelum penutupan pemungutan suara. (RH/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN