Dolar Bervariasi karena Kekhawatiran Atas Suriah Berkurang

Foto: Sayangi.com/Emil Ondo

New York, Sayangi.com – Kurs dolar diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah berkurangnya kekhawatiran tentang serangan militer pimpinan AS terhadap Suriah.

Euro dibeli 1,3218 dolar pada sekitar 21.00 GMT (Sabtu 04.00 WIB), turun dari 1,3241 pada saat yang sama Kamis. Dolar merosot menjadi 98,16 yen dari 98,32 yen pada akhir Kamis.

Euro juga turun terhadap mata uang Jepang, menjadi 129,82 yen dari 130,18 yen. Ketegangan di Suriah dan lemahnya data ekonomi AS mendominasi perdagangan menjelang libur panjang akhir pekan. Pasar keuangan AS ditutup pada Senin (2/9) untuk libur Hari Buruh federal.

Belanja konsumen AS turun pada Juli di tengah pertumbuhan pendapatan yang lemah, menurut data Departemen Perdagangan yang dirilis Jumat. Belanja konsumen, pendorong utama pertumbuhan ekonomi AS, naik tipis hanya 0,1 persen pada Juli, setelah kenaikan 0,6 persen pada Juni.

Data belanja konsumen bulanan itu lebih lemah dari perkiraan konsensus 0,3 persen. “Angka konsumsi dan pendapatan menambah daftar data lebih lemah dari perkiraan pada Juli,” kata analis Barclays Peter Newland.

Data baru mempersuram spekulasi bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi program pembelian obligasi 85 miliar dolar AS per bulan tahun ini Kekhawatiran tentang kekuatan indikator ekonomi utama di kuartal ketiga bisa meyakinkan Fed untuk menunda langkah itu, yang bisa terjadi segera pada pertemuan kebijakan moneter 17-18 September.

“Minggu terakhir tidak resmi musim panas terasa menjadi salah satu yang tenang tetapi risiko serangan ke Suriah dan likuiditas tipis di pasar keuangan menyebabkan ayunan liar di mata uang, ekuitas dan komoditas,” kata Kathy Lien dari BK Asset Management.

Dolar jatuh menjadi 0,9282 franc Swiss dari 0,9308 franc pada Kamis. Pound hampir tidak berubah, naik tipis menjadi 1,5502 dolar. (RH/ANT)