Belanda Minta Maaf Pada Indonesia

Foto: rnw.nl

Den Hag, Sayangi.com – Karena rangkaian pembantaian yang dilakukan pasukan Belanda pada rakyat Indonesia pasca merdeka periode 1945-1949, membuat Belanda ingin secara resmi sampaikan permintaan maaf melalui duta besarnya di Belanda 12 September mendatang. Namun pemerintah Belanda tidak akan minta maaf terhadap seluruh aksi militer Belanda di Indonesia.

Seperti dilansir AFP, juru bicara pemerintah Belanda menyatakan selain minta maaf, Perdana Menteri Mark Rutte mengumumkan mereka juga akan membayar sebesar 20.000 euro kepada janda korban.

Sebelumnya, Belanda pernah meminta maaf dan membayar kompensasi kepada kerabat korban, tetapi hanya dalam kasus-kasus tertentu saja. Mereka belum pernah meminta maaf dan memberikan kompensasi kepada korban pembantaian secara umum.

“Kita berbicara tentang kejadian mengerikan dalam kasus yang spesifik yang mengakibatkan eksekusi,” kata Rutte. 

Mengenai peran Belanda selama konflik yang berujung pada kemerdekaan Indonesia, Rutte mengatakan bahwa kata-kata mantan Menteri Luar Negeri Ben Bot yang menyatakan bahwa Belanda menemukan dirinya berada di sisi sejarah yang salah selama konflik akan tetap menjadi pandangan pemerintah di Den Haag.

Dua tindakan hukum telah menghasilkan pemberian 20.000 euro kepada beberapa keluarga korban dan permintaan maaf dari Belanda atas pembunuhan yang terjadi di Sulawesi Selatan dan Rawagade di Jawa.

Belanda mengatakan tindakan hukum baru yang memenuhi kriteria yang sama dengan kerabat Rawagade dan Sulawesi Selatan juga akan diberikan ganti rugi 20.000 euro sebagai kompensasi.

Ribuan orang Indonesia tewas dalam perang kemerdekaan, yang berakhir pada tahun 1949. Lebih dari 60 tahun kemudian, peran Belanda selama perang adalah hal yang sensitif dibicarakan oleh kedua negara. (FIT/BBC)