Menpora Minta Daerah Kembangkan Potensi Olahraga Tradisonal

Foto: antara

Kulon Progo, Sayangi.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo meminta setiap daerah mengidentifikasi dan mengembangkan potensi-potensi olahraga tradisional. Roy Suryo di Kulon Progo, Minggu, mengatakan, negara-negara tetangga mengangkat olahraga tradisionalnya untuk dipertandingkan dalam ajang kejuaraan regional, seperti SEA Games.

“Indonesia pun semestinya melakukan hal serupa. Namun, dalam perkembangannya, justru panahan tidak dipertandingkan di PON. Saya sendiri mengatakan sayang, itu harus kita dobrak kembali,” katanya. Untuk membudayakan olahraga, kata dia, Kemenpora meminta pemerintah daerah menggali kembali potensi olahraga daerah termasuk olahraga tradisional.

“Saya minta kepada masing-masing daerah, mari kita identifikasi kembali potensi-potensi olahraga tradisional yang mungkin kita tingkatkan,” katanya. Ia mengatakan Kementerian Pemuda dan Olahraga juga sangat mendorong pembudayaan olahraga di masyarakat guna membentuk karakter bangsa.

“Selain mendorong olahraga dari sisi prestasi, Kemenpora juga mendorong peningkatan olahraga dari sisi nonprestasi. Sisi nonprestasi yang dimaksud adalah pendidikan dan pembudayaan olahraga. Hal ini selaras dengan tema besar Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2013 yaitu olahraga membentuk karakter atau jatidiri bangsa,” kata Roy Suryo.

Ia mengatakan dua sisi prestasi dan nonprestasi. Nonprestasi bukan berarti tidak ada prestasinya, tapi pendidikan olahraga seperti yang dilakukan sekarang ini, termasuk juga pembudayaan olahraga.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan pemkab sedang berupaya menambah keberadaan cabang-cabang olahraga yang selama ini belum ada di Kulon Progo, untuk mengejar daerah lain. Upaya selanjutnya akan mengembangkan prestasinya.
 
Acara Festival Outdoor Activity Olahraga Pendidikan diikuti ratusan pelajar SMP/MTS se-Kulon progo. Berbagai olahraga permainan dipertandingkan, seperti mengangkat air bersama-sama dengan ember bocor, berjalan bersama dengan “bakiak”, dan lempar bola sambil melompati rintangan.

“Ini untuk membangkitkan lagi karakter, semangat, jati diri bangsa melalui olahraga. Intinya kerja sama, sportivitas, dan kejujuran,” ungkap Menpora yang sempat lupa lyrik lagu Indonesia Raya itu. (RH/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN