Kompolnas: Polisi Jangan Sungkan Periksa Ahmad Dhani

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polri agar tidak segan-segan memeriksa pelaku tabrakan maut yang melibatkan putra bungsu penyanyi Achmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul, meski Dul masih di bawah umur.

Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurachman mengatakan, secara hukum semuanya sama, tidak ada diskriminatif, siapapun bisa diproses dengan mekanisme penegakan hukum yang sesuai.

“Pelaku memang anak 13 tahun, UU Perlindungan Anak Pasal 16 dan 17 menyatakan, ia harus dapat perlindungan dari sasaran yang tidak manusiawi. (Namun) itu harus dilakukan sebagai upaya terakhir,” jelas Hamidah, dalam keterangan pers di Kantor Kompolnas, Jakarta Selatan, Senin (9/9).

Terlepas apakah nanti Dul akan ditahan atau tidak, menurut Hamidah, itu merupakan wewenang majelis hakim yang memutuskan. “Tapi polisi urus sesuai mekanisme saja. Hukuman tak boleh mematikan masa depan anak,” terangnya. Soal Ahmad Dhani ikut bertanggung jawab secara hukum, dan dapat menggantikan posisi Dul, menurut Hamidah hal tersebut tidak bisa dilakukan.

“Hukum pidana tanggungjawabnya individual, bukan struktural. Orangtua tak bisa gantikan hukuman yang harus diterima anaknya. kecuali orangtuanya ada di kendaraan, maka harus bertanggung jawab,” sambung Hamidah menjelaskan. (MSR)