KPU Prediksi Pilkada Garut Dua Putaran

Foto: www.garutkab.go.id

Garut, Sayangi.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut, Jawa Barat, Aja Rowikarim, menyatakan, berdasarkan perhitungan cepat sementara suara pemilihan bupati/wakil bupati Garut periode 2014-2019 dari jumlah suara yang masuk kemungkinan Pilkada Garut  terjadi dua putaran.  

“Hasil pemungutan suara yang digelar 8 September 2013 dari 10 pasangan calon yang jauh unggul meraih suara diatas 22 persen hanya dua pasangan calon yakni Agus Hamdani (bupati saat ini)-Abdusy Syakur dengan Rudi Gunawan-Helmy”, kata Aja kepada Wartawan pada Senin (9/9).

Sedangkan calon lainnya, lanjut Aja, jauh dibawah 20 persen peraihan suara dari jumlah pemilih sah 1.022.706 suara dari total masyarakat hak pilih mencapai 1.760.130 orang.

“Tapi perhitungan ini sifatnya sementara, karena belum dilakukan rapat pleno, namun melihat dari persentase dua calon itu kemungkinan dua putaran,” kata Aja.

Berdasarkan perhitungan suara sementara oleh KPU Garut, pasangan nomor urut 1 Dedi Suryadi-Deddy Dores Supriyadi peroleh 56.716 suara atau 5,55 persen. Nomor urut 2 Yamin-Dadan Ramdani meraih 51.749 suara atau 5,06 persen. Nomor urut 3 Sirojul-Iwan meraih 39.844 suara atau 3,90 persen ketiga merupakan calon dari jalur perseorangan.

Selanjutnya nomor urut 4 Memo Hermawan-Ade Ginanjar diusung PDI-Perjuangan dan Golkar meraih 177.821 suara atau 17,39 persen. Nomor urut 5 Agus-Syakur diusung PPP dan PKB meraih 234.358 suara atau 22,92 persen.

Nomor urut 6 Nadiman-Holil diusung partai nonparlemen meraih 48.247 suara atau 4,72 persen. Nomor urut 7 Saeful-Serly diusung Partai Hanura dan PAN meraih 80.694 suara atau 7,89 persen.

Kemudian nomor urut 8 Rudi-Helmi diusung Gerindra, PKS dan PBB memperoleh 232.436 suara atau 22,73 persen. Nomor urut 9 Ahmad Bajuri-An An diusung Partai Demokrat meraih 47.997 suara atau 5,17 persen. Nomor urut 10 Dede-Endang dari jalur perseorangan meraih 52.844 suara atau 5,17 persen.

Sementara itu, perhitungan surat suara secara resmi mulai dilakukan ditingkat PPS, selanjutnya akan dilakukan rekapitulasi data suara di tingkat kecamatan, 11 September.

KPU akan menggelar rapat rekapitulasi data surat suara tingkat kabupaten antara 15 sampai 17 September 2013 sekaligus mengumumkan dan menetapkan jumlah suara para calon bupati/wakil bupati Garut.

Terpisah calon bupati Garut, Agus Hamdani menyatakan siap mengikuti pemilihan bupati dan akan berkonsolidasi dengan partai politik lainnya yang meraih suara rendah.

“Ya kita akan konsolidasi untuk mendapatkan dukungan dari partai-partai lain,” kata Agus.

Sementara itu, calon bupati Garut, Rudi Gunawan mengatakan sudah menemui sejumlah pengurus partai untuk meminta dukungan pada pemilihan putaran kedua Pilkada Garut.

Ia berharap, calon yang sedang menjabat bupati Garut dapat mengajukan cuti karena khawatir dijadikan kesempatan untuk melakukan kampanye menjelang putara kedua Pilkada Garut.

“Karena calon incumbent bisa melakukan gerakan terhadap birokrasi, ini yang dikhawatirkan, kalau pun ada kegiatan pemerintahan itu keuntungan bupati, susah untuk dicegah,” kata Rudi. (VAL/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN