Ogah Komentari Tes Urin, Dhani Fokus Pada Kesembuhan Dul

Foto: antara

Jakarta, Sayangi.com – Pihak Polda Metro Jaya menyatakan tes urine terhadap putra musisi Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul (13) yang menyebabkan kecelakaan maut di Tol Jagorawi, berakibat enam korban tewas, menunjukkan hasil negatif atau tidak mengonsumsi narkotika dalam musibah kecelakaan lalu lintas yang menewaskan enam orang.

“Perkembangan terakhir dari tes urine dan pemeriksaan darah Dul sudah keluar dari beberapa komponen narkotika dan alkohol, semuanya negatif,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Jakarta Senin.

Rikwanto mengatakan hasil pemeriksaan urine dan tes darah dikeluarkan pihak Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Rikwanto menuturkan penyidik tinggal menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dan rangkai pengujian, serta pemeriksaan dari Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM).

ATPM akan memeriksa terhadap kendaraan Mitsubishi dan Daihatsu, guna memastikan penyebab kendaraan yang dikemudikan Dul melenceng ke jalur lawan. Sebelumnya, Dul yang mengendarai mobil sedan Mitsubishi bernomor polisi B-80-SAL terlibat kecelakaan dengan mobil Daihatsu bernomor polisi B-1349-TEN dan Avanza plat nomor B-1882-UZJ.

Dul mengendarai mobil dari arah selatan menuju utara, kemudian kehilangan kendali akibat diduga tidak konsentransi. Mobil itu menabrak pagar pemisah sehingga masuk jalur berlawanan dan menghantam Daihatsu “Grand Max” yang melaju dari arah utara ke selatan.

Selanjutnya, mobil Daihatsu itu terdorong sehingga menabrak Avanza bernomor polisi B-1882-UZJ.

Sementara itu pihak kepolisian juga sudah menetapkan Abdul Qadir Jaelani atau Dul, sebagai tersangka. Sang Ayah, Ahmad Dhani masih enggan menanggapi kabar itu.

“Saya rasa itu tidak jadi concern utama kita dulu. Saat ini kita utamakan korban dan kesembuhan Dul dulu,” ujar Jerry, adik ipar Dhani di Rumah Sakit Meilia Cibubur, Jakarta Timur, Senin (9/9).

Dhani sendiri menjanjikan akan memberikan keterangan tentang hal itu, kalau waktunya sudah tepat. “Itu episode selanjutnya,” kata Dhani.

Seperti diketahui, Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto menyatakan kalau Dul sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai, sehingga menyebabkan kecelakaan yang menewaskan enam orang dan sembilan orang luka-luka termasuk Dul sendiri. Dul dijerat pasal 310 ayat 4 UU No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan hukuman enam tahun penjara.