Nadal: Musim Ini Paling Emosional

Foto: sayangi.com/Emil Ondo

New York, Sayangi.com – Petenis Rafael Nadal mengatakan musim ini merupakan tahun paling emosional yang dirasakannya dalam karirnya selama ini. Setahun lalu Nadal hanya sebagai penonton karena cedera lutut yang membekapnya ketika Andy Murray mengalahkan Djokovic.

“Untuk beberapa hal musim ini mungkin adalah yang paling emosional dalam karir saya,” kata Nadal kepada wartawan. “Saya merasa bahwa saya melakukan segalanya dengan benar atas kesempatan saya di sini,” ujar dia.

“Anda memainkan pertandingan melawan salah satu pemain terbaik dalam sejarah seperti ini, Novak, nomor satu di dunia, seperti yang saya katakan tempo hari, saya harus menjadi sempurna untuk menang,” kata dia.

“Ini berarti banyak bagi saya waktu untuk memiliki trofi ini. Itu menakjubkan,” ujarnya.  “Saya seorang pria yang positif, jadi saya tidak pernah berpikir tentang itu,” jawabnya dengan senyum.

Tapi dia mengakui bahwa emosinya di lapangan memang berkaitan dengan hari-hari yang sulit dijalaninya selama ini. “Banyak orang yang bersama saya selama periode ini. Saya bisa tetap bekerja karena mereka,” ujar dia.

“Ketika Anda pergi ke tempat latihan setiap hari dan Anda tidak melihat hasil yang positif, maka Anda kehilangan sedikit energi Anda. Memiliki orang-orang di sekitar saya selama periode ini, menjadi sangat menentukan,” kata dia.

“Mereka membuat saya bekerja keras, mereka memberi saya energi positif. Tanpa mereka tidak mungkin bagi saya memiliki kesempatan berada di sini hari ini,” ujar dia.

Tetap sehat Setelah ia kembali ke lapangan pada bulan Februari, Nadal mengatakan keraguan dan ketakutannya mereda. “Ketika saya kembali ke Chili untuk turnamen pertama saya, hal yang paling penting adalah menjadi sehat. Saya yakin bahwa saya tidak akan lupa bagaimana bermain tenis, ” kata Nadal .

“Hal yang paling penting dan yang paling sulit adalah menjadi sehat. Jika Anda sehat, jika Anda telah berada di posisi teratas selama sembilan tahun atau delapan tahun dan Anda berhenti selama tujuh bulan, mengapa Anda tidak memiliki kesempatan untuk kembali lagi,” ujar dia.

“Saya yakin bahwa jika saya sehat saya akan terus memiliki kesempatan untuk bersaing di turnamen. Tapi memenangkan dua grand slam pada tahun ini adalah sesuatu yang saya tidak pernah saya pikirkan,” kata dia.

“Apakah saya pikir jika saya sehat, saya bersaing dengan baik lagi? Ya. Tapi tidak pada awal seperti yang saya lakukan,” ujar dia. “Tapi setelah tiga atau empat, lima bulan kompetisi, saya merasa yakin bahwa saya akan memiliki kesempatan untuk kembali bermain di level yang baik,” kata dia.

“Memang benar bahwa saya bermain sedikit lebih agresif dari sebelumnya, lebih ke dalam, lebih dekat ke baseline, untuk dapat angka. Tapi untuk sisanya, semuanya seperti biasa,” ujarnya. (RH/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN