Kelimutu, Si Danau Ajaib dari Tanah Flores

Foto: Sayangi.com/Zee

Flores, Sayangi.com – Terletak dikawasan Gunung Kelimutu-Flores, tiga kubangan raksasa dengan warna air yang berbeda nampak tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Terlebih saat air di danau raksasa itu menemui masanya untuk berubah warna. Tak jarang, wisatawan dari benua seberang sengaja datang untuk melihat fenomena alam yang satu itu.

Dunia mengenalnya sebagai Danau Kelimutu. Bahkan, danau yang terletak di ketinggian 1.640 mdpl ini dikatakan sebagai salah satu danau “ajaib” didunia. Pasalnya, air dari ketiga danau tersebut hampir tak pernah sama, padahal danau ajaib tersebut masih dalam satu kawasan, tepatnya di kawah Gunung Kelimutu di NTT. Air di tiga danau tersebut pernah memiliki warna merah, biru, hijau, toska, hitam, bahkan putih. Warna air danaunya bahkan bisa berubah sewaktu-waktu bergantung pada cuaca ataupun musim. Namun begitu, tak pernah ada yang memprediksi kapan air danau itu berubah warna, dan menjadi warna apa.

Tak hanya apik dengan warnanya yang berubah-ubah, legenda masyarakat sekitar turut memperkaya lansekap alam milik Tana Flores ini. Masyarakat Flores percaya bahwa warna yang ditimbulkan dari masing-masing danau menyimpan energi alam yang sangat dahsyat.

Dari hasil kunjungan reporter Sayangi.com beberapa waktu lalu, diketahui bahwa tiga danau tersebut pun memiliki nama dan epiknya masing-masing. Ada Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang menurut masyarakat sekitar adalah kumpulan jiwa-jiwa muda mudi yang telah meninggal. Danau kedua memiliki sebutan Tiwu Ata Polo, yang dipercaya sebagai tempat  kumpulan jiwa jiwa telah meninggal yang selama hidupnya berbuat jahat. Kemudian yang terakhir adalah danau Tiwu Ata Mbupu yang berarti tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang sudah meninggal dunia.

Penasaran? Anda bisa mengakses keindahannya dengan menuju Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende, Flores di NTT. Desa Moni juga menjadi salah satu akses utama untuk ke Danau Kelimutu. Biasanya para wisatawan menyewa ojek untuk sampai dipelataran atau kaki gunung Kelimutu. Dari sana, anda bisa berjalan kaki menaiki ratusan anak tangga hingga ke puncaknya atau ke point of view-nya. Waktu yang tepat untuk mengunjungi kecantikan Kelimutu ini adalah diwaktu pagi hari, tepatnya saat sunrise. (RH)

Berita Terkait

BAGIKAN