Gaptindo Beli Kedelai Bulog Rp 8100 per Kg

Foto : Sayangi.com/chapunk

Jakarta,Sayangi.com – Pasca mogoknya Gakoptindo (Gabungan Koperasi Produsen Tahu-Tempe Indonesia) 9 September 2013 selama 3 hari, akhirnya membeli Kedelai dari BULOG dengan seharga Rp.8100 per kg.

Ketua Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifudin menyatakan, tidak keberatan dengan harga kedelai yang dijual oleh Perum Bulog, yaitu sekira Rp8.100 per kilogram (kg).

Dalam lelang kedelai local milik petani Aceh antara Gkoptindo dan Bulog sempat tawar menawar harga, “Ini kan kedelai bulan Agustus 2013, harga belinya sesuai HPP yaitu Rp 7.000/kg dari petani, maka kami mau beli dengan harga Rp 7.700/kg demi petani,” ungkap Ketua Puskopti DKI Jakarta Suharto saat lelang, Senin (16/9/2013).

Pihak Bulog menolak tawaran Puskopti DKI Jakarta ketika kedelainya ditawar dengan harga Rp 7.700/Kg. Perum Bulog ingin kedelainya dihargai Rp 8.450/kg.

“Kalau Rp 8.450/kg ini kan pembelian bulan Agustus jadi jangan bohongin kita. Kita maunya Rp 8.000/kg,” tawar Suharto.

Setelah proses negosiasi, akhirnya pihak Bulog setuju dengan harga jual Rp 8.100/kg. Harga kedelai tersebut dinilai jauh lebih murah bila dibandingkan dengan harga kedelai di pasar umum Rp 10.000/kg, bahkan masih di bawah harga kedelai khusus dari importir yang mencapai Rp 8.490/Kg.

“Baik kita terima dengan harga Rp 8.100/kg,” sahut Suharto.

Suharto menegaskan bahwa Kedelai Petani Aceh cukup baik terutama digunakan untuk produksi tahu.(MARD)

 

Berita Terkait

BAGIKAN