Polisi Ringkus 2 Pencuri Mobil, 2 Penadah di Aceh

Foto: Sayangi.com/Afifuddin

Banda Aceh, Sayangi.com – Polsek Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh berhasil meringkus 2 orang tersangka specialis pencuri mobil dan 2 orang penadah. Penangkapan ini hasil dari operasi yang dilakukan oleh Polsek Ulee Kareng berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Kapolsek Ulee Kareng, AKP Mutholib, Selasa (17/9/2013) di kantornya membenarkan telah menangkap 4 orang tersangka pencurian. Di antaranya Anwar (42) dan Saridin (39) selaku pencuri mobil dan Munir (30), Saimun (42) selaku penadah.

“Benar, kita telah menangkap 4 orang tersangka, mereka kita tangkap atas dakwaan telah mencuri dan menadah barang curian,” kata Kapolsek Ulee Kareng, AKP Mutholib di Banda Aceh, Selasa (17/9/2013)..

Dijelaskannya, penangkapan 4 tersangka tersebut di lokasi yang terpisah. Di antaranya ditangkap di Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Nagan Raya dan 2 orang ditangkap di Banda Aceh.

“Satu orang bahkan yaitu Anwar seorang residivis yang baru saja keluar dari penjara dengan kasus yang sama, lalu tertangkap lagi melakukan hal yang sama,” tambahnya.

Mutholib menjelaskan, pelaku pencurian 6 mobil pick up dan 2 unit sepeda motor tersebut sudah terlebih dahulu mereka intai. Mereka memperhatikan tersangka yang mengintai dimana korban menyimpan dan memarkir mobil. (Mar)

“Jadi sebelum dicuri, korban diintai, sampai di rumah baru mereka merencanakan untuk mencuri setelah mempelajari seluk-beluk lokasi rumah tersebut,” kata Mutholib.

Katanya, mereka beraksi sekitar pukul 3 dini hari. Hal ini mengingat pemilik kenderaan saat itu sedang pulas tertidur di rumah. “Saat itulah mereka mencuri,” imbuhnya.

Dijelaskannya, tersangka telah terlebih dahulu mempersiapkan segala perkakas untuk keperluan mencuri mobil tersebut. Di antaranya tersangka membawa kunci T lalu ada dibuat kunci mobil replika.

“Sebelumnya, tersangka langsung membongkar kabel tempat menghidupkan mobil,” tukasnya.

Saat ini, kata Mutholib, Polsek Ulee Kareng bekerjasama dengan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh akan terus mengembangkan kasus kriminal tersebut. Demikian juga akan mengejar sisa mobil hasil curian yang belum didapatkan.

“Kita juga saat ini terus kembangkan, jadi ada 6 orang tersangka lagi yang masih buron dan 6 unit mobil pick up lagi yang masih kita cari,” pungkasnya.

Sedangkan hasil curian itu, kata Mutholib dijual kesejumlah pelosok pegunungan yang jauh dari jangkauan pihak kepolisian.

Kendati demikian, Mutholib menolak menginformasikan lokasi yang sering ditadah sejumlah mobil curian itu.

“Pokok ada disalah satu Kabupaten/Kota di Aceh, yang jelas dipedalaman sana,” katanya.

Mutholib berpesa agar masyarakat hati-hati membeli mobil.

“Teliti dulu, jangan sampai membeli hasil curian. (VAL)