Ujian Mental Madrid di Istanbul

Foto: Realmadrid

Turki, Sayangi.com– Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti berharap pertandingan melawan Galatasaray bisa menjadi ajang ujicoba mental juara Los Blancos. Pasalnya diatas kertas Madrid lebih diunggulkan dari pada klub asal Turki tersebut meski harus bermain di Stadion Turk Telekom Arena, Istanbul, Rabu (18/9) pukul 01:30 WIB yang disiarkan live oleh stasiun swasta nasional, SCTV. 

“Besok kami akan bermain di stadion dengan penuh tekanan dan di bawah atmosfer yang akan menguntungkan tuan rumah. Laga ini bakal jadi ujian bagus bagi karakter tim”, ujar pelatih Si Putih di ruang media Ali Sami Yen Stadium seperti dikutip dari situs resmi klub.

Pelatih asal Italia itu mengomentari soal debut timnya di Liga Champions: “Kompetisi yang paling penting, setiap orang berniat mencari kemenangan dan banyak keseimbangan. Kami punya tim yang memiliki banyak kualitas.  “Bagi madridistas, perpanjangan kontrak Cristiano Ronaldo adalah kabar bagus dan ia akan lebih termotivasi,” ungkap Don Carlo.

Berbicara di depan media massa jelang laga melawan Galatasaray, Ancelotti menyatakan pentingnya mengawali langkah dengan meraih kemenangan, dan itulah yang akan dilakukan timnya.

Senada dengan itu, Gelandang baru Real Madrid, Isco juga mengerti betapa pentingnya mengawali langkah dengan kemenangan.

“Kami semua tahu di Liga Champions kami menghadapi tantangan yang menyenangkan. Meraih gelar kesepuluh adalah impian. Kami punya tim yang mumpuni untuk meraihnya. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkan target tersebut. Penting artinya mengawali langkah dengan baik, yaitu meraih kemenangan dan itulah yang akan kami upayakan,” tegasnya.  

Sehingga Madrid tahu betul tekanan yang akan dihadapi dan dengan mental juaralah kemenangan bisa tercapai.  “Lebih sulit bermain di kandang mereka, dengan dukungan fans dan atmosfernya. Kami tahu siapa yang bakal kami hadapi. Mereka punya pemain hebat dan berbahaya di lini depan, akan tetapi kami akan memainkan pola permainan kami sendiri.”

Sementara itu, Striker Galatasaray, Didier Drogba sangan bersemangat untuk menumbangkan sang lawan di hadapan pendukungnya sendiri.

Pertemuan terakhir Galatasaray dan Madrid terjadi pada musim 2012/13 di perempat final Liga Champion. Saat itu Didier Drogba dkk. menang 3-2 dalam leg 2 yang berlangsung di Turk Telekom Stadium, tapi mereka tetap tersingkir lantaran kalah agregat.

“Meski kami tersingkir, kami mengalahkan mereka di kandang dan saya berharap kami dapat mengulanginya karena kami punya kekuatan yang cukup untuk mengalahkan Madrid,” ucap Drogba menjelang duel melawan Madrid di tempat yang sama, seperti dikutip Uefa.com.

Selain Madrid, Galatasaray juga akan menghadapi Juventus dan Kopenhagen di grup B.