KADIN Minta Perlindungan Investasi di Perbatasan

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah memberikan perlindungan memadai terhadap pengusaha yang berinvestasi dalam membangun kawasan perbatasan di Tanah Air.

“Kadin Indonesia meminta adanya perlindungan investasi dalam pembangunan kawasan perbatasan, terutama dari pemerintah daerah setempat agar realisasi sejumlah proyek dapat dipercepat,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Ekonomi Kawasan Perbatasan Endang Kesumayadi di Jakarta, Selasa.

Menurut Endang Kesumayadi, saat ini pihaknya tengah memproses sejumlah proyek untuk pengembangan ekonomi kawasan perbatasan yang terkonsentrasi di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Ia membandingkan bahwa pihak perusahaan Malaysia masih disubsidi oleh pemerintah seperti dari listrik, gas hingga gula, sementara perbatasan Indonesia relatif tidak mendapatkan subsidi tersebut.

Ia mengakui Kadin masih berproses untuk investasi di kawasan perbatasan Kalimantan antara lain pembangunan “dryport” di Kapuas Hulu dan Sanggau.

Selain itu, Kadin sudah menawarkan investasi di sektor kelistrikan dengan teknologi tenaga surya, retail, jasa kontruksi untuk infrastruktur sipil (jalan, jembatan, bangunan), perkebunan hingga pertambangan bauksit.

“Hanya saja, ketika membawa investor untuk berinvestasi, kami mengharapkan adanya perlindungan terhadap investasi itu oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, sejumlah kebijakan oleh pemda harus diperhatikan karena permasalahan itu masih menjadi kendala yang sering ditemui.

Bahkan, menurut dia, terkadang kebijakan tersebut juga bersinggungan dengan kebijakan pusat sehingga bisa menghambat.

“Bahkan kendalanya ada di pemerintah daerah itu sendiri,” tutupnya. (ANT)