Manager Investasi Disekap Selama 5 Hari Di Dalam Ruko

Foto: Sayangi.Com/ ilustrasi

Jakarta, Sayangi.com – Polsek Tamansari berhasil membebaskan dua pria berinisial AZ dan AA yang disekap dan disiksa oleh sekelompok orang di sebuah toko (ruko) di kawasan Olimo, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (17/9) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kompol Adi Vivid, Kapolsek Metro Tamansari mengatakan penggerebekan berawal dari informasi masyarakat yang disampaikan melalui Babinmas yang menyatakan di dalam ruko tersebut ada penyekapan. Setelah masuk ke dalam ruko, polisi menemukan dua orang pria dewasa yang sedang disekap dan pihak polisi langsung membebaskan.

“Korban berinisial AZ sudah disekap selama lima hari. Sedangkan AA disekap sekitar 1,5 bulan. Kami juga mengamankan senjata api Bareta, senapan angin, sembilan senjata tajam, dan sebuah sangkur,” kata Kompol Adi Vivid, kepada wartawan, Rabu (18/9).

Selain itu, polisi juga memeriksa delapan saksi dan mengamankan anggota TNI AL berpangkat Kopral berinisial D dari Lantamal II yang diakui oleh kedua korban sebagai salah satu pelaku penyekapan.

“Mengenai keterlibatan anggota TNI ini, kami sudah berkoordinasi dengan pihak POM TNI. Sedangkan motif penyekapan masih diselidiki, tetapi dugaan sementara terkait masalah hutang piutang,” papar Adi.

Menurut pengakuan korban, AZ yang berprofesi sebagai manajer investasi menuturkan, dirinya sudah disekap sejak hari Jumat (13/9) lalu. Dia mengaku diculik di Cilacap, Jawa Tengah oleh beberapa orang. AZ mengaku selain kedua tangannya diborgol, setiap harinya dia juga dipukuli disundut rokok dan kepala diketok dengan gagang pistol.

“Dari pengakuannya, AZ menduga aksi penyekapan ini terkait dengan masalah bisnis investasi dengan salah satu rekannya yang kemungkinan tidak sabar terus menggunakan jasa debt collector. Sebelumnya AZ diminta menyiapkan uang Rp 1,5 miliar dalam waktu yang singkat. Jika tidak, dirinya diancam akan dibunuh,” ujar Adi. (SLS)