Froch Janji KO-kan Groves

Foto: ESPN

Manchester, Inggris, Sayangi.com – Juara kelas super menengah IBF dan WBA, Carl Froch, berjanji akan memukul KO penantangnya George Groves, ketika keduanya bertemu di atas ring di Manchester pada November mendatang.

Froch dari Nottingham akan mempertahankan gelarnya untuk yang ke-11 kalinya saat ia naik ring mempertahankan gelar melawan penantang dari London, Groves, pada 22 November di Phones4U Arena.

Petinju berusia 36 tahun itu mengatakan laga nanti akan membuktikan apakah ia masih tetap menjadi petinju yang belum terkalahkan di kelas itu.

“Kita melihat pertandingan Floyd Mayweather lawan (Saul) Canelo Alvarez akhir minggu lalu. Itulah contoh seorang petinju muda berusia 20-an tahun melawan seseorang berusia 35 atau 36 tahun yang memiliki banyak pengalaman dan berada di level atas,” katanya.

“Alvarez mungkin memiliki 40 pertandingan dan banyak pengalaman tapi ia tetap tidak berhasil mengalahkan Floyd Mayweather,” katanya.

“Saya tidak mengatakan saya seperti Floyd Mayweather, tapi (Groves) bukan Alvarez. Jadi ini merupakan perbandingan sama dan kita sama-sama menyaksikan apa yang terjadi di atas ring. Rasanya seperti pertandingan yang salah dan itu bisa jadi nanti terjadi lagi,” katanya.

Froch, yang kalah dua kali dari 31 pertandingannya, mengatakan ia akan membuat lawannya terjengkang di atas kanvas.

“George Groves memiliki rahang seperti kaca, jadi bila pukulan saya mendarat rahangnya akan bergoyang dan ia akan jatuh ke atas kanvas,” katanya.

Groves (25), yang menang KO 15 kali dari 19 kemenangannya dalam banyak pertandingan, mengaku ia tidak banyak melawan petinju yang kelasnya setingkat pengalaman Froch, tetapi ia yakin ia memiliki kemampuan untuk melawan petinju kedua terbaik di kelas itu.

“Terkadang butuh waktu beberapa ronde untuk menjatuhkan lawan, tapi terkadang kita membuat kesalahan sehingga lawan yang beraksi terlebih dahulu,” katanya.

“Saya tidak akan terlalu spesifik dengan prediksi hasil pertandingan nanti, tapi saya jamin ia tidak akan mendengar suara bel terakhir,” katanya.

Pertandingan itu akan diadakan seminggu setelah laga yang dianggap terbaik di kelas itu, saat juara kelas menengah super WBA Andre Ward dari Amerika Serikat berhadapan dengan petinju Dominika, Edwin Rodriguez, dan salah satunya akan tetap dengan catatan rekor belum terkalahkan.

Ward menang KO 14 kali dari 26 kemenangannya sedangkan rekor Rodriguez menang KO 14 kali dari 24 kemenangannya.

Ward merupakan satu dari hanya dua petinju yang pernah mengalahkan Froch, di Atlantic City pada 2011, tetapi petinju Inggris itu menyatakan baru mau melakukan laga ulang bila keduanya menang pada pertandingan mereka November mendatang. (ANT)


Berita Terkait

BAGIKAN