Komitmen INPEX Selesaikan Proyek Abadi LNG

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima kunjungan kehormatan CEO Inpex Corporation (Corp),  Toshiaki Kitamura, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (18/9) pukul 10.00 WIB. Dalam kesempatan ini Kitamura menyampaikan, komitmen Inpex Corporation terhadap proyek Abadi LNG di blok Masela di Laut Arafuru, dan juga menjelaskan perkembangan terkini mengenai proyek Abadi tersebut.

“Kami meyakini Proyek Abadi LNG akan berperan secara signifikan terhadap kemakmuran jangka panjang bagi Indonesia serta mempererat persahabatan Indonesia dan Jepang,” kata Kitamura.

Sementara itu Presiden SBY menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang baik antara Inpex dengan Pemerintah Indonesia dan Pertamina. “Kami berharap kerja sama ini bisa dilanjutkan dan tetap berjalan baik,” kata Presiden.

Dengan kerja sama yang baik ini, Presiden SBY mengharapkan tentunya dapat membawa dampak yang baik pada upaya kita membuat ekonomi dunia tumbuh kuat dan berkelanjutan terutama untuk mengantisipasi semakin baiknya ekonomi negara maju, dalam hal ini Amerika Serikat dan Jepang.

Saat menerima pimpinan perusahaan Jepang yang selama lebih dari 47 tahun beroperasi di Indonesia itu, Presiden SBY didampingi oleh Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri ESDM Jero Wacik, dan Seskab Dipo Alam. Sedangkan Toshiaki Kitamura datang bersama Presdir Inpex Indonesia Sunichiro Sugaya, Indonesia Assets Director Chief Coordinator Yutaka Inoue, dan Vice President Corporate Service Inpex Indonesia Nico Muhyiddin.

Sebagai informasi Inpex Corporation  telah menangani 41 proyek minyak dan gas bumi, dan terus secara aktif mengerjakan 12 proyek tambahan yang mencakup kegiatan eksplorasi, pengembangan dan produksi di beberapa blok lepas pantai yang membentang dari Aceh hingga Maluku.

Dari hasil dari aktivitas bisnisnya di sektor minyak dan gas bumi Indonesia itu, Inpex telah menginvestasikan sekitar 21 miliar dollar AS di Indonesia, sehingga hal ini imenjadikan INPEX sebagai salah satu investor Jepang terbesar di Indonesia.

2,5 Juta Ton/Tahun

Sementara itu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengemukakan, di proyek gas alam Abadi, Papua menargetkan produksi awal LNG sebanyak 2.5 juta ton per tahun, dengan jangka waktu proyek selama 30 tahun.

“Proyek ini akan secara rutin dilaporkan kepada Presiden,” kata Jero Wacik kepada wartawan seusai mendampingi Presiden SBY menerima Presiden dan CEO Inpex Corporation Toshiaki Kitamura .

Ia menyebutkan, Inpex menggarap dua proyek besar di Indonesia. Selain lapangan gas Abadi atau Masela, di Laut Arafuru, Papua, juga ada proyek di Mahakam, Kalimantan Timur, yang dikerjakan bersama Total. Untuk blok Mahakam, kontraknya akan berakhir pada 2017. Pemerintah sedang mengevaluasi proyek tersebut dengan sebaik-baiknya demi mempertimbangkan kepentingan Indonesia.

“Presiden mengarahkan agar semua proyek yang dikerjakan di Indonesia harus punya banyak manfaat yang besar untuk Indonesia. Tidak boleh ada proyek yang hanya menguntungkan perusahaan asing saja,” tegas Menteri ESDM Jero Wacik. (

Berita Terkait

BAGIKAN