Kasus Korupsi di UI, Adakah Nama Lain Selain Gumilar?

Foto: sayangi.com/istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam kasus korupsi pengadaan instalasi teknologi informasi di Perpustakaan Pusat UI. Pendalaman ini di antaranya dilakukan dengan memanggil Direktur Umum dan Fasilitas UI, Donanta Dhaneswara.

Donanta yang tiba di Gedung KPK sekitar pukul 14.15 menjelasakan kedatangan kali ini untuk memenuhi panggilan KPK yang pada selasa (17/9/2013) lalu tidak hadir.

“Iya, saya diperiksa sebagai saksi,” kata Donanta di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Namun Donanta juga belum bisa menjelaskan hal-hal apa saja yang akan ditanyakan dalam pemeriksaan kali ini.

“Saya belum tahu, tergantung penyidik,” jelasnya.

Bersama Donanta, KPK juga memeriksa mantan Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri. Namun, tidak diketahui apa yang akan ditanyakan penyidik kepada keduanya.

Pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan yang kesekian kalinya. Donanta sendiri disebut-sebut sebagai pihak yang mengetahui penyetujuan proyek itu. Santer kabar, Donanta juga bakal dijadikan tersangka.

Dalam kasus tersebut diketahui, bahwa KPK menetapkan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Administrasi Umum Universitas Indonesia, Tafsir Nurchamid sebagai tersangka kasus proyek pembangunan dan instalasi teknologi informasi Perpustakaan UI Tahun Anggaran 2010-2011.

Tafsir diketahui pernah menjabat wakil dekan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UI pada 2003-2007. Saat itu, dekan dijabat Gumilar R Soemantri. Tafsir saat ini menjabat dosen di Jurusan Administrasi FISIP UI. Dia memperoleh gelar doktor dan master di Bidang Administrasi Pajak dari Pascasarjana UI setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi UI. (MI)

Berita Terkait

BAGIKAN