Messi: Penting untuk Memulainya dengan Kemenangan

Foto: Barcelona

Barcelona, Sayangi.com – Lionel Messi kembali memberi resital indah di Liga Champions ketika ia membukukan trigol untuk Barcelona yang menang 4-0 atas tamunya Ajax Amsterdam, di pertandingan pembuka Grup H mereka pada Rabu (Kamis WIB).

Pemain terbaik dunia asal Argentina itu membuat publik Nou Camp bersorak dengan tendangan bebas melengkung pada menit ke-22, menggiring bola dengan ciri khasnya dari sisi kanan untuk kemudian melakukan penyelesaian sempurna sepuluh menit menjelang babak kedua, dan tembakan mendatar ke sudut gawang Ajax dari tepi kotak penalti 15 menit sebelum pertandingan usai.

Ia merupakan pemain pertama yang empat kali mencetak trigol di kompetisi klub elit Eropa, dan membuat dirinya total telah membukukan 62 gol dari 80 penampilan, hanya kurang sembilan gol dari pencetak gol terbanyak sepanjang masa Raul Gonzalez dari Real Madrid.

“Penting untuk memulainya dengan kemenangan, khususnya saat bermain di kandang sendiri,” kata Messi pada wawancara dengan stasiun televisi Spanyol Canal Plus.

“Kami tahu betapa sulitnya pertandingan-pertandingan grup seperti ini,” tambahnya. “Pada babak kedua kami memiliki bola dan mengendalikan pertandingan. Kami mendapati pada awalnya sulit untuk menekan mereka, karena mereka menggerakkan bola dengan baik di belakang. Namun saya pikir secara umum ini adalah penampilan hebat.” Pemain bertahan Gerard Pique mencetak gol ketiga Barca melalui tandukan kepala menyambut umpan Neymar pada menit ke-69, dan kiper Victor Valdes meneruskan penampilan bagusnya dengan menggagalkan eksekusi penalti Kolbeinn Sigthorrson pada menit ke-77.

Ini merupakan awal kemenangan di Liga Champions bagi pelatih baru Barca Gerardo Martino, namun secara umum timnya kesulitan menampilkan permainan memukau yang membawa mereka dua kali merebut mahkota Eropa dalam lima tahun terakhir.

Bagaimanapun, dengan Messi yang sedang berada dalam kondisi terbaiknya dan Barca menjamu Ajax yang terlihat kurang berkualitas, hasil pertandingan ini tidak pernah dapat diragukan.

Hal yang mengejutkan, pertandingan Rabu merupakan pertemuan resmi pertama antara dua raksasa benua ini, yang masing-masing telah empat kali menjuarai gelar Eropa.

Ajax yang diinspirasi Johan Cruyff meraih tiga gelar Eropa secara berturut-turut antara 1971 sampai 1973, dan satu gelar lagi pada 1995 melalui tim yang diperkuat pelatih Ajax saat ini, Frank de Noer, yang sempat memperkuat Barca selama empat tahun.

Barca memenangi mahkota Eropa pertama mereka di bawah asuhan Cruyff pada 1992, dan tiga gelar berikutnya pada 2006, 2009, dan 2011.

Berita Terkait

BAGIKAN