September, Laju Inflasi Diprediksi Dibawah 1%

Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com – Menteri Keuangan Chatib Basri memperkirakan, laju inflasi pada September 2013 berada di bawah 1%, atau lebih rendah dari inflasi Agustus yang tercatat 1,12%.

“Perkiraan saya di bawah 1%, mungkin bisa di bawah 0,5 persen,” ujarnya di Jakarta, Selasa (24/9). Chatib memastikan laju inflasi mulai normal setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada minggu ketiga Juni 2013, dan diperkirakan inflasi makin melandai hingga akhir tahun.

“Juli-Agustus inflasi naik, tapi nanti September turun lagi di bawah 0,5%, Oktober terus di bawah itu. Jadi rata-rata inflasinya bisa lebih rendah dibandingkan Januari-Juni,” ujarnya.

Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang Brodjonegoro mengatakan, kemungkinan terjadinya deflasi pada September, namun hal tersebut masih merupakan perkiraan awal, belum menghitung situasi pada minggu-minggu terakhir. “Deflasi atau tidak kita lihat satu atau dua minggu ini. Tapi indikasinya sudah kepala nol,” ucapnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi pada Agustus 2013 sebesar 1,12% atau lebih tinggi dari rata-rata Agustus dalam dua tahun terakhir, dan lebih rendah dari inflasi pada Juli yang tercatat sebesar 3,29 persen.

Dengan demikian, laju inflasi tahun kalender Januari-Agustus 2013 mencapai 7,94% dan inflasi secara tahunan (yoy) 8,79%. Bank Indonesia memperkirakan, laju inflasi 2013 berada pada kisaran 9,0 persen-9,8 persen (yoy). Perkiraan inflasi tersebut jauh di atas asumsi inflasi yang ditetapkan dalam APBN-Perubahan 2013 sebesar 7,2 persen (yoy). (MSR/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN