Kuasa Hukum Alex-Ishak Siap “Bertarung” di Ruang Sidang MK

Foto: Antara

Palembang, Sayangi.com – Kuasa Hukum pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Selatan nomor urut 4 Alex Noerdin-Ishak Mekki mengaku sudah menerima jadwal sidang lanjutan di Mahkamah Konstitusi dan siap bertarung habis-habisan untuk itu.

“Kami Kuasa Hukum pasangan calon Alex Noerdin-Ishak Mekki sudah diberitahukan jadwal sidang lanjutan itu dan akan menghadiri sidang digelar yang akan digelar hari Senin (30/9) itu,” kata Kuasa Hukum pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin-Ishak Mekki, Ari Yusuf Amir di Palembang, Rabu (25/9). Ia mengaku punya bukti-bukti kecurangan yang dilakukan pihak lain.

Namun ia berharap, semua pihak dapat sama-sama menahan diri menunggu proses persidangan di Mahkamah Konstitusi. “Masing-masing pihak jangan mendikte hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan pendapat masing-masing,” katanya.

Ari menambahkan, pihaknya telah menyerahkan bukti-bukti dan fakta-fakta selama proses pemungutan suara ulang 4 September lalu, berikut analisis terhadap proses pelaksanaan pemungutan suara ulang tersebut. “Bukti-bukti, fakta-fakta dan juga analisisnya sudah kita masukkan sejak awal pekan lalu ke MK,” tuturnya.

Dari itu semua, ia menyatakan, mereka yakin bahwa laporan pihaknya sebagai kuasa hukum pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki dan juga laporan dari Bawaslu Sumsel sudah dibaca oleh hakim MK. “Jadi kita secara bersama-sama menunggu proses sidang MK untuk melihat apa yang terungkap nanti,” paparnya.

Ia menuturkan, Mahkamah Konstitusi nantinya akan objektif melihat fakta-fakta yang terjadi selama pemungutan suara ulang beberapa waktu lalu. Peristiwa pemungutan suara ulang sudah terjadi di tempat lain bukan hanya Sumsel, sehingga mereka (MK-red) sudah memiliki standar prosedural dalam pelaksanaan kasus pemungutan suara ulang ini.

“Kita juga optimistis, karena dari penghitungan suara kita menang dan kita juga bisa membuktikan pihak lain melakukan kecurangan dalam pemungutan suara ulang tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yang mengikuti pemungutan suara ulang 4 September 2013 yakni nomor urut 1 Eddy Santana Putra-Hj Anisja D Supriyanto, nomor urut 2 Iskandar Hasan-Hafisz Tohir, nomor urut 3 Herman Deru-Maphilinda Boer dan nomor 4 Alex Noerdin-Ishak Mekki.

Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi pada 11 Juli 2013, KPU Provinsi Sumatera Selatan diperintahkan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh tempat pemungutan suara di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan seluruh TPS di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

MK juga membatalkan Keputusan KPU Sumatera Selatan tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan pada 13 Juni 2013. (MSR/ANT)