Bupati : Komnas HAM Tidak Serius Sikapi PLTU

Foto : Antara

Batang, Sayangi.com – Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo menyatakan bahwa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Lembaga Bantuan Hukum Semarang tidak serius dalam menyikapi perbedaan pendapat tentang proyek pembangunan PLTU di tiga desa di Kecamatan Kandeman.

“Saya sudah menyampaikan surat pada Komnas HAM dan LBH Semarang untuk menjembatani pro-kontra pembangunan PLTU agar terjadi titik temu tetapi hingga kini tidak ada tanggapan,” katanya di Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/9).

Bupati juga kecewa terhadap sikap Komnas HAM dan LBH Semarang karena dirinya secara langsung membawa surat itu pada kedua lembaga itu, akan tetapi tidak mendapatkan respons.

“Surat itu saya antar sendiri dengan harapan persoalan PLTU supaya dapat dimediatori oleh kedua lembaga itu agar tercapai titik temu tetapi tidak ada tanggapan,” katanya.

Terkait berlarut-larutnya masalah pro-kontra pembangunan PLTU, ia meminta pada warga untuk bisa diajak berdialog guna menyelesaikan proyek ketenagalistrikan itu.

“Kami berharap pada warga terjalin komunikasi secara terbuka terkait pembangunan PLTU. Kami meminta warga jangan tertutup untuk mencapai titik kesepakatan pembangunan PLTU,” katanya.

Ia mengaku bahwa dirinya tidak mempunyai kepentingan apapun terkait masalah pembangunan PLTU di tiga desa itu, kecuali hanya sebatas mengingankan adanya kemajuan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Tidak ada kepentingan apapun pada masalah ini. Oleh karena itu, kami berharap warga bisa berkomunikasi dengan hati jernih dan tanpa rasa emosional untuk mencapai titik temu,” katanya. (Ant)