Indonesia Tantang Koba Tin ke Arbitrase Internasional

Ilustrasi foto: vovascotialawa.com

Jakarta, Sayangi.com – Pemerintah siap menghadapi gugatan hukum, bila PT Koba Tin membawa persoalan tambang timah ke pengadilan arbitrase internasional, terkait Keputusan Pemerintah mengakhiri Kontrak Karya (KK) Koba Tin.

“Kami siap menghadapi persoalan hukum jika Koba Tin membawanya ke pengadilan arbitrase,” kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Thamrin Sihite di kantornya, Jakarta, Rabu (25/9).

Thamrin menjelaskan, seharusnya Pemerintah Indonesia yang memiliki hak untuk melakukan upaya hukum lanjutan, karena Koba Tin tidak memberikan kewajibannya pada Pemerintah, serta tidak menaruh uang jaminan pascatambang di BNI 46.
 
“Bahkan sekarang ini kita mau upaya hukum, termasuk keseriusan Koba Tin untuk melaksanakan seluruh tanggung jawab termasuk tenaga kerja,” katanya. Untuk itu Thamrin meminta Koba Tin untuk mengurungkan niatnya dalam mengajukan hukum ke arbitrase internasional, karena putusan dilanjutkan atau tidaknya kontrak karya Koba Tin ada di tangan Pemerintah.

“Jadi Koba Tin tidak perlu mengajukan ke arbitrase, kan bukan hak dia,” tegasnya. Sebelumnya Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mempersilakan Malaysia Smelting Corporation (MSC) yang memiliki saham di Koba Tin, untuk membawa persoalan tersebut ke arbitrase internasional. “Silakan saja. Itu sudah menjadi hak mereka dalam berusaha,” ungkap Susilo. (MSR)