Komaruddin Hidayat: Partai Agama Tak Punya Prestasi

Foto: bpkpenabur.or.id

Jakarta, Sayangi.com – Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat, memastikan era reformasi yang ditempuh Indonesia selama 15 Tahun ini tidak mengahasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas bahkan mengecewakan.

Selain itu, partai politik yang membawa simbol-simbol keagamaan juga tidak bisa melahirkan tokoh-tokoh negarawan yang baik dan cenderung mengarah pada tindak pidana korupsi.

“Partai-partai yang menggunakan simbol-simbol agama tapi tidak berhasil melahirkan negarawan dan tidak menunjukkan prestasinya,” ujar Komaruddin Hidayat usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (25/9/2013).

Penyebab masalah-masalah mengenai kepemimpinan di atas tersebut akibat dari banyaknya praktik-praktik untuk melakukan korupsi sehingga moral agama masyarakat Indonesia yang cenderung religius tergerus.

“Masyarakat Indonesia itu religius, tapi kok tingkat korupsinya tidak turun-turun, sementara di negara yang sekuler itu korupsinya lebih berhasil ditekan,” jelasnya.

Menurut Komaruddin, untuk menekan praktik-praktik korupsi tersebut terletak dalam penguatan lembaga hukumnya, sehingga agama itu berperan sebagai gerakan moral saja.

“Bahwa yang bertugas memberantas korupsi itu adalah lembaga hukum, ya KPK, Polisi, Jaksa Agung. Agama itu hanya sebagai kekuatan moral bukan lembaga yang berwenang memberantas korupsi,” ungkapnya menandaskan. (MI)