Dhani Resah, Klaim Asuransi Dul Ditolak Prudential

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Setelah hampir dua pekan dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan, Abdul Qodir Jaelani alias Dul akhirnya diperbolehkan pulang pada hari ini, Rabu 25/09 sekitar pukul 02.00 siang tadi. Namun kepulangan tersebut rupanya masih menyisakan beberapa masalah, selain Dul nantinya harus melakukan serangkaian pemeriksaan oleh pihak kepolisian, masalah asuransi Dul juga membuat hati Ahmad Dhani resah.

Pasalnya, klaim asuransi yang sudah diajukan ditolak untuk dibayarkan pihak Prudential. Padahal klaim asuransi tersebut dibutuhkan Dhani untuk membayar pengobatan Abdul Qodir Jaelani alias Dul. Hal tersebut diungkapkan Dhani saat keluar dari Rumah Sakit Pondok Indah siang tadi.

“Ini ceritanya sih sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Saya sangat menyesalkan kenapa pihak asuransi gak mau bayar,” kata Ahmad Dhani

“Bayangkan saja, kalau peristiwa ini menimpa keluarga yang gak punya uang. Terus anaknya gak bisa keluar rumah sakit, gimana?” tambahnya.

Kabar penolakan dari pihak Prudential terkait pembayaran klaim asuransi Dul sudah diterima Ahmad Dhani sejak dua hari lalu.

Menurut Dhani, pihak Prudential menolak menanggung biaya perawatan AQJ selama di RS karena kecelakaan yang membuat AQJ mengalami luka berat itu terjadi akibat AQJ melanggar hukum dengan mengemudikan kendaraan tanpa memiliki SIM.

“Asuransi Prudential nggak mau bayar RS karena menurut mereka ini pelanggaran hukum,” kata Dhani.

Ditambahkan Dhani, dia merasa sangat kecewa karena pihak Prudential terlalu terburu-buru membuat kesimpulan dan keputusan terkait anggapan tentang pelanggaran hukum tersebut, padahal pihak Prudential sendiri belum dapat membuktikan bahwa kecelakaan tersebut mengandung unsur pelanggaran hukum atau tidak.

“Pihak asuransi menilai ini pelanggaran hukum. Sedangkan pihak Prudential belum bisa membuktikan kalau ini pelanggaran hukum,” terangnya.

Dhani juga mengungkapkan bahwa dirinya telah bersurat kepada pihak Prudential. Dalam suratnya ia menekankan bahwa jika pihak Prudential tidak bisa membuktikan ada pelanggaran hukum, maka pihaknya akan menuntut perusahaan asuransi tersebut secara hukum pula. (VAL)