GPN Menguliti Kecurangan Karsa

Foto : Sayangi.com

Surabaya, Sayangi.com – Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) menilai, secara umum Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim), 29 Agustus 2013, berjalan aman dan terkendali.

Toh begitu, GPN, selaku organ kritis di Jawa Timur menilai sesungguhnya Pilgub Jatim diwarnai berbagai indikasi kecurangan oleh pasangan petahana. Kecurangan itu, ungkap Sekjen GPN Muhammad Adnan, berlangsung secara sismatis, terstruktur dan massif.

Hal paling jelas, lanjut Adnan, politik uang dengan dana APBD dalam bentuk hibah dan bansos. “Dana Bansos APBD 2013 mencapai 4,988 triliun dan hingga bulan Juni sudah terealisasi 46 persen,” sebut Adnan.

Adnan juga mengungkapkan bukti, ada korelasi yang kuat antara kucuran dana Bansos dan perolehan suara Karsa. “Bahkan ada TPS yang tingkat kehadiran pemilihnya 100 persen DPT dan pasangan Karsa menang 100 persen di TPS tersebut,” tuding Adnan.

Hal ini, imbuh Adnan, merupakan pidana politik, karena terjadi penyuapan di wilayah politik untuk memanipulasi suara.

Sejak awal pula, GPN menuding Karsa di balik upaya penjegalan pasangan Khofifah – Herman. “Tidak diloloskan oleh KPU Jatim, setelah haknya dipulihkan oleh DKPP masih terjadi diskriminasi dengan tidak masuknya nama pasangan Khofifah/ Herman dalam Formulir C-1,” jelas Adnan.

GPN juga menemukan fakta di lapangan, daerah basis-basis pemilih Khofifah-Herman banyak yang tidak mendapatkan formulir C-6 sebagai undangan untuk memilih di TPS.

Dan tidak kalah ganasnya, GPN juga menuding adanya mobilisasi ibu-ibu PKK yang digalang istri Gubernur, Nina Soekarwo, dengan membagi-bagi paket sembako bergambar Soekarwo-Syaifullah Yusuf pada H minus 2 da H minus 3 Pilgub.

Demi terciptanya pemerintahan bersih dan berwibawa, DPP GPN menyatakan dukungannya kepada Tim Khofifah Center untuk membongkar dan mengungkapkan kecurangan-kecurangan kandidat Karsa yang telah di tetapkan sebagai pemenang oleh KPU Jawa Timur di Mahkamah Konstitusi (MK).

Selain itu GPN juga mendesak MK mendiskualifikasi pasangan Karsa dan menetapkan pasangan Khofifah-Herman sebagai pemenang Pilgub Jatim. (MARD)