Gervinho Cetak Gol Perdana, Roma Pimpin Serie A

Foto: Football-Italia.net

Florence, Sayangi.com – Pemain “buangan” Arsenal Gervinho mencetak gol perdananya untuk AS Roma ketika mereka menang 2-0 atas Sampdoria dan unggul dua angka dari Napoli untuk bertahan di puncak klasemen Liga Italia pada Rabu (Kamis WIB).

Roma memulai pertandingan kelima mereka musim ini dengan memuncaki klasemen berkat selisih satu gol atas Napoli yang dilatih Rafael Benitez.

Dan ketika Napoli gagal memaksimalkan keunggulan tampil sebagai tuan rumah di San Paolo untuk menaklukkan tim promosi Sassuolo – beberapa hari setelah mereka dihancurkan 0-7 oleh Inter Milan – Roma memaksimalkan kondisi untuk memuncaki klasemen.

Roma sekarang memiliki koleksi 15 angka setelah lima kemenangan dari jumlah pertandingan yang sama, sedangkan Napoli tertinggal dua angka setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Sassuolo.

Juara bertahan Juventus naik ke peringkat ketiga setelah menang 2-1 atas tuan rumah Chievo, sedangkan Lazio menaklukkan tim peringkat ketiga dari bawah Catania dengan skor 2-1 di Stadion Olympic untuk duduk di peringkat keenam.

AC Milan yang diganggu masalah cedera pemain, tidak diperkuat Mario Balotelli yang terkena skorsing, menghadapi jalanan licin saat melawat ke Bologna dan pasukan Massimiliano Allegri berpeluang terpeleset sebelum bangkit pada dua menit terakhir.

Dua pekan setelah mengamankan hasil imbang saat melawat ke Torino, Robinho mengurangi ketinggalan Milan pada menit ke-89 sebelum Ignazio Abate masuk dan menyamakan kedudukan pada masa “injury time” untuk mengamankan hasil imbang 3-3.

Di tempat lain, Parma meraih kemenangan pertamanya musim ini, sedangkan Jorginho mencetak gol melalui eksekusi penalti pada menit ke-67 untuk Verona sehingga dapat berbagi angka berkat hasil imbang 2-2 di Torino.

Inter menjamu Fiorentina pada Kamis pada pertandingan terakhir di tengah pekan meski ketertinggalan lima angka di kedua tim itu dari Roma, sehingga tidak satu tim pun di antara keduanya dapat menyulitkan pasukan Rudi Garcia.

Kemenangan Roma didapat setelah Garcia diusir ke tribun penonton pada awal babak kedua, menyusul diskusi panasnya dengan wasit.

Bagaimanapun pria Prancis itu, yang metode dan kesuksesan terkininya ini telah memenangi hati banyak orang di antara jagat pengamat sepak bola Italia, sehingga masih terlalu dini untuk memberi alasan agar dapat tertawa.

Roma membuka keunggulan ketika Mehdi Benatia membuka jalannya ke kotak penalti dan menaklukkan kiper Angelo Da Costa dengan tembakan kaki kirinya meski ia melepaskan tembakan tersebut nyaris dalam posisi badan yang tidak stabil.

Raihan nilai maksimal pada hari ini semakin pasti setelah Gervinho memaksimalkan umpan Francesco Totti untuk menaklukkan kiper Angel Da Costa dengan tembakan mendatar dan menyudut.

Sampdoria semakin terluka menjelang pertandingan usai ketika Antonio barilla mendapat kartu merah setelah diperingatkan untuk kedua kalinya.

Napoli memulai pertandingan dengan cemarlang dan Blerni Dzemaili membawa tuan rumah unggul pada menit ke-14 melalui sepakan “first time” dari jarak 25 meter setelah pertahanan Sassuolo gagal membuang bola dengan baik, untuk menaklukkan kiper Gianluca Pegolo.

Jika sang kiper berpikir ini merupakan awal dari pembantaian, ia keliru.

Harapan-harapan awal Napoli untuk meraih kemenangan dihancurkan enam menit kemudian, ketika Simone Zaza menejutkan Pepe Reina yang mengawal gawang Napoli dengan melepaskan sepakan yang melewati bahu sang kiper dan menuju jaring atas gawang.

Napoli berusaha keras, namun minimnya daya ledak dan pukulan yang diperlukan untuk mengatasi tim yang, setelah akhir pekan memalukan mereka, terlihat determinan untuk melakukan penebusan.

Chievo mengekitkan Juventus pada menit ke-28, namun “Keledai Terbang” sangat layak mendapatkan gol pembuka mereka setelah Gennaro Sardo menghantam bola tepisan kiper Juve Gianluigi Buffon.

Ketika Cyril Thereau memperlihatkan dirinya menginginkan bola, sang gelandang menolak dan penyerang Prancis itu menaklukkan Buffon dengan tembakan “first time.” Juve menyamakan kedudukan dua menit setelah babak kedua bergulir berkat Fabio Quagliarella, dan meski kesulitan sepanjang pertandingan mereka dapat mengunci tiga angka berkat Alessandro Bernardini yang membelokkan umpan silang Paul Pogba ke tiang jauh menuju gawangnya sendiri. (AFP)


Berita Terkait

BAGIKAN